Kompas.com - 16/02/2021, 16:30 WIB
Direktur Utama Lembaga Pengelola Investasi Ridha DM Kusumah di Istana Negara, Selasa (16/1/2021). Tangkapan layar YouTube Sekretariat PresidenDirektur Utama Lembaga Pengelola Investasi Ridha DM Kusumah di Istana Negara, Selasa (16/1/2021).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Ridha Wirakusumah mengatakan, lembaga yang saat ini ia pimpin bertujuan untuk mencari dana modal, bukan dana pinjaman atau utang.

Harapannya, dana modal tersebut memiliki nilai tambah yang terus bertumbuh dan bisa digunakan untuk mendanai pembangunan di dalam negeri.

"Yang kami cari adalah dana modal, bukan dana pinjaman," ujar Ridha dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Ridha pun menjelaskan, LPI akan mengelola modal berupa dana yang didapatkan dengan mengundang investor untuk bekerja sama dalam proyek-proyek tertentu. Sehingga nantinya dana tersebut menjadi dana abadi atau sovereign wealth fund (SWF) yang memiliki manfaat jangka panjang.

Baca juga: Profil Direksi LPI, Mantan Bankir hingga Direktur Keuangan BUMN

Untuk itu, LPI bertujuan untuk menciptakan iklim investasi yang ramah investor.

"Sehingga investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan yakin, sehingga bisa berpartisipasi bersama ikut serta dalam pembangunan Indonesia yang masa depannya luar biasa, apakah dari sisi demografis, size, dan potensi bisnis," ujar Ridha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 9,5 miliar dollar AS proyek infrastruktur yang berada dalam pipeline untuk ditawarkan ke investor.

Namun demikian, dari jumlah tersebut akan diseleksi mana yang bisa memberi imbal hasil yang maksimal, baik kepada LPI sendiri maupun kepada investor.

"Cukup banyak daftar infrastruktur yang sudah kami lihat, mengutip sedikit ada 9,5 miliar dollar AS di pipeline, tapi akan dilihat secara seksama untuk next apakah proyek itu betul-betul bisa membawa good return," ujar Ridha.

Baca juga: Ini Direksi dan Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.