Dugaan Korupsi di BP Jamsostek, KSPI Bakal Surati Jokowi Lagi

Kompas.com - 17/02/2021, 11:04 WIB
Ilustrasi buruh TRIBUNNEWS/DANY PERMANAIlustrasi buruh

JAKARTA, KOMPAS.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tuntutan selamatkan dana buruh di BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

Namun, hingga kini, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, Presiden maupun yang mewakili belum memberikan tanggapan terkait permohonan atau permintaan mereka.

"Masih belum ada respon. Segera KSPI akan mengirim surat kembali ke Presiden Jokowi," katanya kepada Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Beda Kasus BP Jamsostek dan Upaya Menepis Trauma Jiwasraya dan Asabri

Kendati demikian, KSPI yakin bahwa Presiden sudah mengetahui dan akan terus mengikuti perkembangan kasus dugaan korupsi yang terjadi di BPJS Ketenagakerjaan saat ini.

"Buruh berkeyakinan, terhadap kasus korupsi di manapun, Presiden Jokowi akan bertindak tegas," kata dia.

Ditanya rencana KSPI bertemu langsung dengan Presiden membahas terkait tuntutan mereka, dirinya masih mempertimbangkan dengan alasan kondisi pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam situasi Covid-19 ini, rasanya belum mungkin bertemu langsung dengan Bapak Presiden Jokowi. KSPI dan buruh Indonesia akan terus mengawal proses di Kejagung," ujar Iqbal.

Sementara itu pada hari ini buruh yang tersebar di 10 daerah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan.

Mereka menuntut kejelasan pengelolaan dana karena Kejaksaan Agung tengah menyilidiki kasus dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.