Warren Buffett Lepas Saham-saham Bank, dan Masuk ke Saham Farmasi

Kompas.com - 17/02/2021, 13:02 WIB
Kekayaan Warren Buffett di masa pandemi (Maret-Desember 2020) naik 28,1 persen menjadi 86,5 miliar dollar AS (Rp 1,2 kuadrilun) AFP PHOTO/PAUL MORIGIKekayaan Warren Buffett di masa pandemi (Maret-Desember 2020) naik 28,1 persen menjadi 86,5 miliar dollar AS (Rp 1,2 kuadrilun)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan investasi milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway Inc, pada hari Selasa (16 Februari 2021) mengungkapkan perubahan investasinya, lewat laporan kepada otoritas pasar modal Amerika Serikat (SEC).

Dalam pengumuman itu, Berkshire diketahui telah mengurangi sahamnya di Wells Fargo & Co. Berkshire, bahkan melepas saham di JPMorgan Chase & Co, M&T Bank Corp, serta saham PNC Financial Services Group Inc.

Sekadar catatan, menurut Reuters via Kontan.co.id, Berkshire masih menjadi investor utama di Bank of America Corp.

Baca juga: Mengenal Bitcoin yang Harganya Tembus Rp 700 Juta, Serta Cara Belinya

Doug Kass, mitra pengelola Seabreeze Capital Investment Inc di Palm Beach, Florida, menduga-duga alasan kepemilikan saham bank diturunkan oleh Berkshire.

Mungkin tindakan itu mencerminkan kekhawatiran Buffett tentang suku bunga rendah yang terus-menerus berlangsung dan kerugian akibat kredit macet terkait virus corona, kata dia seperti dikuti Reuters.

Laporan tertanggal 31 Desember 2021 pada hari Selasa itu juga mengungkapkan beberapa investasi terbaru Berkshire.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertama, mereka memiliki saham di perusahaan telepon Verizon Communications Inc senilai mengungkapkan 8,6 miliar dollar AS. Kedua, mereka juga mengungkapkan kepemilikan saham pada perusahaan minyak Chevron Corp senilai 4,1 miliar dollar AS.

Di luar dua investasi baru itu, Reuters menulis, Berkshire juga mengungkapkan kepemilikan saham baru senilai 499 juta dollar AS di perusahaan layanan profesional Marsh & McLennan Cos.

Harga saham Verizon naik 3,0 persen dan harga saham Chevron naik 2,2 persen setelah pengungkapan itu terbaca oleh publik.

Konglomerat yang berbasis di Omaha, Nebraska, ini memiliki lebih dari 90 bisnis termasuk asuransi mobil Geico, rel kereta api BNSF, dan es krim Dairy Queen.

Baca juga: Sepanjang 2020, Penerbitan Surat Utang Perbankan Menurun

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.