Dyandra Promosindo Dipercaya Kelola Kampoeng Kopi Banaran Milik PTPN IX

Kompas.com - 17/02/2021, 16:58 WIB
Proses penandatanganan kerjasama antara PTPN IX dan PT Dyandra Promosindo terkait pengelolaan agrowisata Kampoeng Kopi Banaran, Senin (15/2/2021) Dok. PTPN IX dan PT Dyandra PromosindoProses penandatanganan kerjasama antara PTPN IX dan PT Dyandra Promosindo terkait pengelolaan agrowisata Kampoeng Kopi Banaran, Senin (15/2/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Dyandra Promosindo menandatangi kerja sama dengan PTPN IX dalam pengelolaan Kampoeng Kopi Banaran, Jawa Tengah.

Dengan adanya kerja sama ini, Dyandra akan mengelola sekaligus mengembangkan Kampoeng Kopi Banaran seluas 40 hektar itu.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengatakan, pihaknya diberi kepercayaan untuk mengelola dan mengembangkan Kampoeng Kopi Banaran selama 10 tahun.

Baca juga: Dyandra Promosindo Luncurkan Dynamic Studio, Apa Itu?

“Dalam kerja sama ini yang dikelola adalah aspek pengembangan infrastruktur, eko wisata termasuk pelaksanaan event dan kegiatan serupa dengan inisiatif-inisiatif yang akan dikembangkan,” ujar Hendra dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/2/2021).

Hendra menambahkan, pihaknya berkomitmen dapat memajukan kawasan yang terletak di Bawen, Jawa Tengah itu.

Apalagi, komoditas kopi yang berada di kawasan tersebut memiliki potensi yang besar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita mempunyai tugas mengenalkan Kopi Banaran menjadi kopi nasional, bahkan mungkin menjadi kopi internasional,” kata dia.

Hendra menuturkan, dalam kerja sama itu, Dyandra akan mengoptimalkan potensi parawisata yang ada di wilayah tersebut. Misalnya dari sisi restauran dan juga museum kopinya.

Baca juga: IHSG Terkapar, Saham Bank Buku I Jadi Leader

“Lalu juga merchandise dan pengelolaan resort, serta pengembangan hotel untuk jangka panjang,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Kampoeng Kopi Banaran merupakan Agrowisata berkonsep edutainment yang mengkolaborasikan keindahan perkebunan kopi dengan fasilitas wisata yang lengkap dan akses pengetahuan tentang perkebunan khususnya komoditas kopi.

Kampoeng Kopi Banaran berdiri di lahan seluas 39,11 hektare yang terletak di Jalan Bawen – Solo KM 1.5 Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Whats New
Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Spend Smart
Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Whats New
Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Rilis
Pelindo II Tindak Tegas 12 Pelaku Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Pelindo II Tindak Tegas 12 Pelaku Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Whats New
Masih Terbebani The Fed, Harga Bitcoin Lanjutkan Penurunan

Masih Terbebani The Fed, Harga Bitcoin Lanjutkan Penurunan

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tabel Periodik dengan Jembatan Keledai | Vibranium pada Tabel Periodik

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tabel Periodik dengan Jembatan Keledai | Vibranium pada Tabel Periodik

Rilis
Cerita Kara Nugroho, Bangun Bisnis PVRA hingga Ikut London Fashion Scout

Cerita Kara Nugroho, Bangun Bisnis PVRA hingga Ikut London Fashion Scout

Smartpreneur
Mengenal Perbedaan dari Pasar Monopoli dengan Oligopoli

Mengenal Perbedaan dari Pasar Monopoli dengan Oligopoli

Whats New
Potensi Nikel Besar, Luhut Sebut RI Punya Posisi Tawar yang Kuat

Potensi Nikel Besar, Luhut Sebut RI Punya Posisi Tawar yang Kuat

Rilis
Mengapa Garuda Indonesia Harus Diselamatkan?

Mengapa Garuda Indonesia Harus Diselamatkan?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X