Ada Relaksasi PpnBM, Gaikindo Proyeksi Penjualan Mobil Bisa Naik 40 Persen

Kompas.com - 17/02/2021, 20:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan akan menurunkan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru segmen cc < 1.500 kategori sedan dan 4x2.

Relaksasi ini mulai berlaku 1 Maret 2021.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto mengapresiasi rencana pemerintah memberikan keringanan PPnBM kendaraan bermotor tersebut.

Baca juga: Ada Pembebasan PPnBM, Harga Mobil Lebih Murah Rp 23 Juta

Ia berharap, dengan adanya insentif ini penjualan dan produksi otomotif bisa kembali normal.

“Gaikindo sangat menyambut baik kebijakan pemerintah ini, dan berharap agar penjualan dan produksi otomotif bisa cepat kembali normal,” ujar Jongkie dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).

Jongkie mengungkapkan, penjualan mobil di dalam negeri mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

Bahkan, Gaikindo sampai tiga kali merevisi target penjualan mobil pada 2020.

Proyeksi awal penjualan mobil bisa mencapai 1.110.000 unit. Namun, dengan pandemi direvisi menjadi 600.000 unit, dan kembali di revisi ke 525.000 unit.

Baca juga: PPnBM Didiskon, Pemerintah Berisiko Kehilangan Penerimaan hingga Rp 2,3 Triliun

Pada akhirnya, total penjualan mobil mencapai 532.000 unit di 2020.

Maka, dengan adanya relaksasi PPnBM diharapkan penjualan mobil bisa meningkat di 2021.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.