Biar Tidak Jadi Korban Penipuan, Begini Cara Memulai Investasi

Kompas.com - 18/02/2021, 12:30 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan semakin tingginya jumlah investor ritel di tanah air, otomatis semakin besar juga peluang prakitk investasi illegal yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

PT Bahana TCW Investment Management mengimbau agar para investor bisa waspada dalam menyikapi maraknya tindakan tidak bertanggung jawab tersebut, salah satunya adalah dengan berhati-hati pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan investasi yang pasti dan teratur (harian/mingguan/bulanan) dalam berinvestasi.

Sebab, perusahaan aset manajemen yang baik dan benar tidak pernah menjanjikan return pasti, namun lebih menunjukkan potensi keuntungan yang dapat diperoleh investor dengan melihat historis pergerakan pasar dan performa produk reksa dana.

Baca juga: Simak Cara Mudah Mengenali Ciri Investasi Bodong

“Selalu cek dan melakukan verifikasi akan identitas perusahaan tersebut. Apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar dan juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan? dan kemudian, sebelum menentukan investasi, sebaiknya melihat produk investasi yang dibeli,” seperti informasi yang diperoleh Kompas.com, dari PT Bahana TCW Investment Management, Kamis (18/2/2021).

Adapun cara melihat produk investasi yang dibeli, bisa melalui lembar fakta pendanaan (fund fact sheet), atau jika perlu berdiskusi dengan agen pemasaran atau layanan nasabah (customer service) mengenai produk tersebut untuk menghindari pembelian ‘kucing dalam karung’.

Bahana TCW juga menyatakan bahwa perusahaan tidak pernah membuat WhatsApp group dan Telegram group untuk mengajak serta memfasilitasi nasabah untuk berinvestasi. Bahana TCW merupakan anak usaha dari holding BUMN Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).

Baca juga: Kerugian Masyarakat akibat Investasi Bodong Capai Rp 92 Triliun

Dalam melakukan transaksi, nasabah bisa bertransaksi melalui BahanaLink link.bahanatcw.com, atau dengan agen distributor seperti bank, sekuritas, dan perusahaan fintek yang terdaftar dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika menemukan suatu hal yang mencurigakan terkait tawaran investasi dengan imbal hasil pasti dan mengatasnamakan Bahana TCW, konsumen bisa segera menghubungi perusahaan sekuritas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X