Siapkan Berkas, Ada Kuota 157.500 Rumah Subsidi Tahun Ini di BRI

Kompas.com - 18/02/2021, 12:33 WIB
Sebanyak 14 debitur masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah menerima subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 1,372 miliar, Rabu (29/1/2020). Dokumentasi PPDPP Kementerian PUPRSebanyak 14 debitur masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah menerima subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 1,372 miliar, Rabu (29/1/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan kuota Kredit Pemilikan Rumah ( KPR) bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP) sebanyak 157.500 unit rumah.

Hal ini tentu merupakan kabar gembira untuk para pencari rumah bersubsidi, utamanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pasalnya, harga beli rumah setelah disubsidi menjadi lebih murah ketimbang harga normal.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menyebut, kuota subsidi untuk 157.500 unit rumah ini disiapkan untuk penyaluran sepanjang tahun 2021.

"Adapun kuota KPRS FLPP BRI hingga akhir tahun 2021 mencapai Rp 19,1 triliun (157.500 unit rumah), angka ini meningkat dari anggaran FLPP tahun 2020 sebesar Rp 11 triliun," ungkap Aestika saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Hanya saja, angka tersebut tidak bisa langsung disalurkan, melainkan dilakukan secara bertahap per kuartal sesuai persetujuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ia mengatakan, perseroan mendapat kuota sebesar 6.000 unit rumah dari Kementerian PUPR pada kuartal I 2021.

"Mengenai jumlah kuota dari pemerintah, untuk triwulan I tahun 2021 BRI mendapat kuota 6000 unit, dan rencananya seluruhnya akan kami pakai pada triwulan 1 2021," kata Aestika.
Dia menuturkan, dukungan terhadap program KPR bersubsidi perlu dimaksimalkan lantaran backlog perumahan di Indonesia cukup besar.

Untuk itu, pihaknya bakal mengadakan akad massal secara daring demi menghindari kerumunan dan risiko di tengah pandemi.

Baca juga: Berapa Harga Rumah Subsidi di 2021?

Pada Januari 2021 saja, bank pelat merah ini telah melakukan akad massal virtual dengan 613 debitur yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Sementara itu, pertumbuhan nilai KPR yang disalurkan sepanjang 2020 mencapai 10,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X