OJK Beberkan Strategi Genjot Kinerja Perbankan di Tengah Pandemi

Kompas.com - 18/02/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, sektor perbankan juga terdampak oleh pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020.

Ini terefleksikan dengan terkontraksinya pertumbuhan kredit perbankan pada tahun lalu sebesar 2,41 persen dibanding tahun 2019.

Melihat realisasi tersebut, Senior Executive Analyst OJK Roberto Akyuwen mengatakan, sektor perbankan perlu melakukan serangkaian langkah strategis, guna menggenjot kinerja operasional, di tengah ancaman pandemi yang masih nyata.

Pertama pelaku perbankan dinilai perlu adaptasi dengan model bisnis yang telah terdisrupsi oleh pandemi Covid-19.

Baca juga: Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

"Kemudian (kedua) kita harus melakukan inisiatif, tidak bisa kita menunggu, kita akan tertinggal dengan dinamika yang terjadi sekarang," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (18/2/2021).

Ketiga, OJK juga menekankan pentingnya kolaborasi di tengah pandemi. Menurutnya, kehadiran pandemi dapat membuat bank besar sekalipun mengalami kesulitan operasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan dilaksanakannya ketiga hal tersebut, Roberto meyakini, secara otomatis kualitas perbankan pun akan meningkat sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah.

"Kita harus menjadi bank yang lebih baik dan terus menerus menjadi lebih baik. Karena ada fungsi-fungsi yang mau tidak mau akan kita hadapi dalam merebut hati nasabah," tuturnya.

Baca juga: Ada Harapan Ekonomi Pulih pada 2021, Berikut Faktor Pendorongnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Sesi 1 Melemah, Investor Asing Lepas Saham BBCA, BUKA, dan TLKM

IHSG Sesi 1 Melemah, Investor Asing Lepas Saham BBCA, BUKA, dan TLKM

Whats New
5 Tips Aman Bertransaksi dengan Calon Importir

5 Tips Aman Bertransaksi dengan Calon Importir

Smartpreneur
Meski Kasus Turun, Sri Mulyani Sebut Pandemi Saat Ini Bukan yang Terakhir Kalinya

Meski Kasus Turun, Sri Mulyani Sebut Pandemi Saat Ini Bukan yang Terakhir Kalinya

Whats New
Aturan Terbaru PPKM, Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Tak Lagi Bisa Pakai Antigen

Aturan Terbaru PPKM, Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Tak Lagi Bisa Pakai Antigen

Whats New
Obituari Frans Wenas

Obituari Frans Wenas

Whats New
Harga Bitcoin Terus Menguat, Kapitalisasi Kripto Tembus Rekor Baru

Harga Bitcoin Terus Menguat, Kapitalisasi Kripto Tembus Rekor Baru

Whats New
Sri Mulyani Wanti-wanti 3 Fenomena Global yang Bikin Negara Jadi 'Winner' atau 'Loser'

Sri Mulyani Wanti-wanti 3 Fenomena Global yang Bikin Negara Jadi "Winner" atau "Loser"

Whats New
Terbang ke AS, Luhut dan Menkes Rayu Merck Bikin Obat Covid-19 di Indonesia

Terbang ke AS, Luhut dan Menkes Rayu Merck Bikin Obat Covid-19 di Indonesia

Whats New
PPKM Jawa-Bali, Sopir Logistik Kini Harus Punya Kartu Vaksin dan Tes Antigen

PPKM Jawa-Bali, Sopir Logistik Kini Harus Punya Kartu Vaksin dan Tes Antigen

Whats New
Kasus Calo CPNS Anak Nia Daniaty, Menteri PANRB: Usut Tuntas!

Kasus Calo CPNS Anak Nia Daniaty, Menteri PANRB: Usut Tuntas!

Whats New
Mau Beli Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Mau Beli Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Whats New
Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Whats New
Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

BrandzView
Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.