KILAS

Telkom Berencana Perluas Jangkuan Kompetisi IBCC ke Tingkat Nasional

Kompas.com - 18/02/2021, 18:45 WIB
Komisaris Telkom Marsudi Wahyu Kisworo (kanan atas) didampingi Direktur Consumer Service Telkom Venusiana R (tengah), Pakar Teknologi Eko Indrajit (kanan bawah), Executive Vice President Telkom Regional II Teuku Muda Nanta (kiri bawah), dan Senior General Manager Telkom Corporate University Jemy Vestius Confido (kiri atas) umumkan pemenang The 1st IndiHome Business Case Competition secara daring, Selasa (16/2/2021). DOK. Humas PT Telkom IndonesiaKomisaris Telkom Marsudi Wahyu Kisworo (kanan atas) didampingi Direktur Consumer Service Telkom Venusiana R (tengah), Pakar Teknologi Eko Indrajit (kanan bawah), Executive Vice President Telkom Regional II Teuku Muda Nanta (kiri bawah), dan Senior General Manager Telkom Corporate University Jemy Vestius Confido (kiri atas) umumkan pemenang The 1st IndiHome Business Case Competition secara daring, Selasa (16/2/2021).

KOMPAS.com – Vice President Marketing Management PT Telkom Indonesia (Persero) E Kurniawan menjelaskan, Telkom akan memperluas program IndiHome Business Case Competition (IBCC) hingga tingkat nasional.

“Harapannya para generasi muda di luar Jabodetabek bisa ikut merasakan manfaat program ini,” kata Kurniawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Melalui IBCC, Kurniawan berharap, IndiHome bersama generasi muda dapat terus menjaga semangat untuk memajukan dunia pendidikan.

“Internet cepat IndiHome mengajak mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir dengan cara baru untuk digitalisasi ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Baca juga: Gandeng Marcus Fernaldi Gideon, IndiHome Bina Bibit-bibit Muda Bulutangkis

Perlu diketahui, IBCC merupakan kompetisi ide bisnis modern bagi mahasiswa jenjang Sarjana Strata 1 (S1). Pada penyelenggaraan pertamanya, The 1st IBCC merupakan kompetisi diselenggarakan untuk seluruh mahasiswa se-Jabodetabek.

Kompetisi tersebut telah diselenggarakan sejak Senin (5/10/2020). Program ini berhasil mengajak 467 tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang.

Dari ratusan ide bisnis inovatif yang masuk kompetisi, juri menyeleksi 15 tim terbaik yang masuk dalam babak final.

Lima belas tim tersebut adalah Depok Consulting Group (Universitas Indonesia), WAW TEAM (Universitas Bina Nusantara), Nicoleta (Universitas Tarumanegara), Sarasvati (Universitas Bina Nusantara), Baby Dogge (Universitas Prasetiya Mulya), Kriss (Universitas Bina Nusantara), dan EasyPeacy (Universitas Indonesia).

Baca juga: Kolaborasi Dimas Djay dan IndiHome, Tularkan Semangat Bertahan di Era Pandemi

Lalu, Leviosa (Universitas Indonesia), Agile (Universitas Bina Nusantara), Hoste (Institut Pertanian Bogor), IDEAS (Universitas Bina Nusantara), Noobtastic (Universitas Indonesia), ELEAZER (Universitas Pelita Harapan), Wallstreet (Universitas Indonesia), dan Puntenization (Universitas Bina Nusantara).

Semua tim yang lolos ke babak final menjalani rangkaian penilaian yang terdiri dari sesi presentasi maksimal lima menit. Sesi presentasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dewan juri final.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Whats New
Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

Rilis
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Whats New
Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja Untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja Untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Whats New
Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Whats New
Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Spend Smart
Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Whats New
Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Rilis
Tempat Wisata Dibuka Tetapi Mudik Dilarang, Sandiaga: Pariwisata Bukan Jadi Masalah

Tempat Wisata Dibuka Tetapi Mudik Dilarang, Sandiaga: Pariwisata Bukan Jadi Masalah

Whats New
Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X