Kompas.com - 19/02/2021, 06:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - UMKM merupakan salah satu yang paling terdampak sejak mewabahnya pandemi Covid-19.

Banyak UMKM di Tanah Air yang terpaksa harus gulung tikar lantaran kurangnya omzet sehingga tidak memiliki modal yang cukup untuk memutar usahanya.

Oleh sebab itu, UMKM memerlukan tambahan modal atau pinjaman agar bisa kembali bergairah.

Baca juga: Youtap Luncurkan Dua Layanan Baru Dorong Digitalisasi UMKM, Apa Itu ?

Pinjaman ini pun bisa berasal dari pinjaman online alias Finansial Technology (Fintech) hingga perbankan.

Beragam perbankan di Indonesia memberikan layanan pinjaman kepada para nasabahnya khsusunya para pelaku UMKM.

Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Lantas, bagaimana syarat hingga skema peminjamannya?

Mengutip laman www.bri.co.id, Jumat (19/2/2021), Bank BRI menyediakan 3 kategori pinjaman UMKM yang bisa dijadikan pilihan, yaitu Pinjaman Mikro, Retail Menengah, dan Pinjaman Program.

Baca juga: Penipuan Online Banyak Menyasar UMKM, Mengapa?

1. Pinjaman Mikro

Pinjaman Mikro terbagi menjadi dua, yaitu Kredit Usaha Mikro (KUR) dan Kupedes.

Sesuai dengan namanya, KUR merupakan jenis pinjaman dari bank BRI yang diperuntukan bagi pelaku usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi, dengan batas pinjaman mencapai Rp 500 juta.

Sementara Kupedes adalah jenis pinjaman yang diperuntukan bagi semua sektor ekonomi, baik itu badan usaha maupun individu, selama memenuhi persyaratan yang diberlakukan.

Persyaratan Pinjaman KUR

Bagi UMKM yang ingin melakukan pinjaman KUR, syaratnya adalah harus memiliki usaha produktif, layak, serta setidaknya telah berjalan secara aktif kurang lebih minimal 6 bulan.

Selain itu peminjam juga tidak sedang menerima kredit apapun dari perbankan, kecuali untuk keperluan konsumtif, seperti kartu kredit, KPR, KKB, dan lain-lain.

Peminjam juga harus memiliki Surat Izin Usaha, memiliki dokumen lainnya yang dibutuhkan, seperti KTP dan Kartu Keluarga.

Baca juga: Cerita Mendag Lutfi Susahnya UMKM tembus Ekspor

Persyaratan Pinjaman Kupedes

Peminjam harus memiliki pengalaman usaha setidaknya minimal 1 tahun, melampirkan legalitas usaha (minimal surat keterangan usaha dari Kepala Desa/Lurah/Pasar), melengkapi identitas diri yang diminta, seperti KTP atau SIM.

Cara untuk mendapatkan peminjaman ini, peminjam dapat langsung melakukan pendaftaran pinjaman BRI untuk UMKM melalui online, yaitu dengan mengunjungi situs bank BRI secara langsung.

2. Pinjaman Retail Menengah

Selain pinjaman Mikro, bank BRI juga memiliki jenis pinjaman lainnya yang bisa dijadikan pilihan, yaitu pinjaman untuk Retail Menengah.

Pinjaman yang satu ini juga memiliki dua kategori, yaitu Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi.

Sesuai dengan namanya, Kredit Modal Kerja merupakan salah satu jenis pinjaman yang memang diperuntukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan untuk biaya operasional usaha.

Baca juga: BI Optimistis DP 0 Persen Mobil dan Properti Dorong Permintaan Kredit

Sementara Kredit Investasi merupakan fasilitas kredit jangka menengah atau jangka panjang untuk membiayai barang modal atau aktiva tetap perusahaan.

Untuk kedua jenis pinjaman ini, tidak terdapat batas nominal pinjaman.

Namun, tetap harus disesuaikan dengan kemampuan dari peminjamnya itu sendiri.

3. Pinjaman Program

Lalu Pinjaman Program merupakan jenis pinjaman untuk suatu program tertentu, sehingga tidak semua orang dapat mengajukan pinjaman.

Ada 3 Pinjaman Program yang diberikan untuk UMKM yaitu Kredit Pangan, Resi Gudang, dan Kredit Kemitraan.

Baca juga: BI Minta Bank Percepat Penurunan Suku Bunga Kredit

Kredit pangan

Kredit Pangan merupakan salah satu jenis pinjaman yang diperuntukan bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang pangan.

Untuk persyaratan Kredit Pangan, peminjam harus memiliki usaha yang telah berjalan aktif selama kurang lebih 1 tahun atau selama 2 kali siklus tanam, memenuhi dokumen yang telah ditetapkan seperti Akta Pendirian Usaha, TDP, SIUP, SITU, dan IUMK, dan melampirkan identitas diri.

Resi gudang

Resi Gudang adalah jenis pinjaman yang diperuntukan bagi Petani, Kelompok Tani, Gapoktan, maupun Koperasi, yang menjadi resi gudang sebagai jaminannya.

Jangka waktu cicilan pinjaman maksimum 6 tahun dengan plafon maksimum 70 persen dari nilai resi gudang.

Baca juga: Dukung Program PEN, Jamkrindo Jamin 702.076 Debitur Kredit Modal Kerja

untuk persyaratan Resi Gudang, hanya diperuntukkan bagi anggota petani, melampirkan dokumen legal dari yang berwenang, dan memiliki komunitas yang aktif.

Kredit kemitraan

Sedangkan Kredit Kemitraan adalah jenis pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi penjualan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Whats New
Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Whats New
Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Whats New
Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Earn Smart
Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Whats New
IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

Whats New
Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Whats New
Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Whats New
Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Whats New
Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Whats New
Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Work Smart
Cara Transfer Pulsa Telkomsel dan Biayanya

Cara Transfer Pulsa Telkomsel dan Biayanya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.