Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sentimen Pemangkasan Suku Bunga BI Berlanjut, Rupiah Melemah

Kompas.com - 19/02/2021, 09:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah di pasar spot pagi ini, Jumat (19/2/2021).

Melansir Bloomberg, rupiah pada pukul 09.12 WIB berada pada level Rp 14.060 per dollar AS atau melemah 0,25 persen (36 poin) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.024 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah hari ini terdorong oleh ramainya sentimen negatif di pasar.

Baca juga: [POPULER MONEY] Pesan Jokowi Soal Kilang Tuban | Selamat Tinggal Lays, Cheetos, dan Doritos

Sentimen negatif tersebut berupa, penurunan indeks global, pemangkasan suku bunga acuan BI dan juga penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2021.

“Rupiah berpotensi tertekan hari ini terhadap dollar AS seiring dengan penurunan indeks saham global. Selain itu, kebijakan pemangkasan suku bunga acuan BI juga membantu memberikan tekanan ke rupiah karena perbedaan yield dengan dollar AS kian menipis,” kata Ariston kepada Kompas.com.

Kemarin, hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate ke level 3,5 persen.

Di sisi lain, BI juga menurunkan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 yang diperkirakan tumbuh pada kisaran 4,3 hingga 5,3 persen.

Angka ini lebih rendah dari proyeksi awal BI 4,8 hingga 5,8 persen.

Baca juga: SpaceX Dapat Pendanaan Rp 11,9 Triliun, Elon Musk Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia

“BI juga menurunkan angka prediksi pertumbuhan PDB 2021 karena kasus Covid-19 yang masih meninggi di Indonesia. Positivity rate Covid-19 di Indonesia masih tergolong tinggi dan hal ini menambah tekanan ke rupiah,” jelas Ariston.

Ariston memproyeksikan hari ini rupiah berpeluang bergerak pada level Rp 14.000 per dollar AS sampai dengan Rp 14.050 per dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+