Kala Bos BI Geregetan Suku Bunga Kredit Bank Lelet Turun

Kompas.com - 19/02/2021, 10:19 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo DOKUMENTASI BANK INDONESIAGubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak setahun terakhir selama pandemi Covid-19, Bank Indonesia (BI) gencar menurunkan suku bunga acuan BI-7DRRR. Kini, suku bunga acuan berada di level terendah sepanjang sejarah bank sentral, yakni 3,50 persen.

Tujuan gencarnya BI menurunkan suku bunga tak lain untuk membantu ekonomi cepat pulih setelah lesu dihancurkan pandemi Covid-19.

Sebagai otoritas moneter, beberapa kebijakan memang perlu ditransmisikan oleh perbankan sebelum efeknya dirasakan masyarakat. Sayang, bank cenderung lambat menangkap sinyal BI, khususnya dalam penurunan suku bunga kredit.

Hal ini membuat Gubernur BI Perry Warjiyo dan jajarannya geregetan dan bertanya-tanya kenapa suku bunga kredit belum turun.

Agar bank mau menurunkan suku bunga, pemangkasan suku bunga ke level 3,50 persen yang diputuskan kemarin menjadi salah satu alasannya.

"Bank Indonesia mengharapkan perbankan dapat mempercepat penurunan suku bunga kredit sebagai upaya bersama untuk mendorong kredit/pembiayaan bagi dunia usaha dan pemulihan ekonomi nasional," kata Perry dalam konferensi video, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: BI Turunkan Suku Bunga Jadi 3,50 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seberapa lama penurunan suku bunga kredit?

Jika mengacu pada data BI, penurunan suku bunga kredit cenderung terbatas, hanya sebesar 83 bps ke level 9,70 persen.

Penurunan jauh berbeda dengan suku bunga PUAB dan suku bunga deposito yang sedikit banyak sudah mengikuti penurunan suku bunga acuan BI-7DRRR.

Rata-rata suku bunga PUAB overnight saat ini sekitar 3,04 persen dan suku bunga deposito 1 bulan turun sebesar 181 bps ke level 4,27 persen pada Desember 2020.

Bagaimana agar kebijakan BI lebih efektif?

Tentu saja, BI sudah mengatur sejumlah cara agar bank lebih cepat menurunkan suku bunga kredit. Sebab cara ini diyakini mampu mendorong permintaan kredit dari masyarakat yang selama pandemi Covid-19 turun drastis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.