Jalin Perjanjian Dagang dengan Mozambik, Ini 2 Keuntungannya Menurut Wamendag

Kompas.com - 19/02/2021, 11:21 WIB
Wamendag Jerry Sambuaga, saat memberi sambutan pada webinar Inovasi Pangan Nasional yang diadakan Accelerice Indonesia, Senin (24/8/2020). DOK. Humas KemendagWamendag Jerry Sambuaga, saat memberi sambutan pada webinar Inovasi Pangan Nasional yang diadakan Accelerice Indonesia, Senin (24/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia telah menjalin kerja sama perdagangan dengan Mozambik melalui Persetujuan Perdagangan Preferensial Indonesia-Mozambik (Indonesia-Mozambique Preferential Trade Agreement/IM-PTA).

Perjanjian ini telah disepakati dengan DPR RI untuk nantinya diratifikasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, setidaknya ada dua keuntungan besar yang bisa dinikmati Indonesia dari perjanjian perdagangan tersebut.

Keuntungan pertama yakni perluasan pasar. Selain memanfaatkan pasar Mozambik itu sendiri, negara tersebut juga bisa menjadi pintu masuk bagi pasar produk Indonesia di kawasan Afrika bagian selatan dan tengah.

Baca juga: China Bantah Lancarkan Jebakan Utang di Negara-negara Afrika

Mozambik mempunyai penduduk sekitar 30,37 juta jiwa, yang terus berkembang secara ekonomi dan di dukung kondisi politik yang relatif stabil.

"Jadi peluang pasarnya besar sekali. Bukan hanya di Mozambik itu sendiri, jika memungkinkan di masa yang akan datang kita juga bisa membuka perjanjian dengan negara sekitar Mozambik,” ujar Jerry dalam keterangan tertulis, Jumat (19/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keuntungan kedua adalah memperluas kemungkinan untuk mendapatkan bahan baku industri. Dalam hal industri pemintalan dan industri tekstil misalnya, Indonesia bisa memanfaatkan pasokan kapas dari Mozambik.

Dengan demikian, Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan kapas dari negara-negara pemasok tradisional seperti China dan Amerika Serikat.

Jerry menilai negara-negara pemasok bahan baku alternatif seperti Mozambik juga merupakan bagian penting untuk strategi perdagangan dan ekonomi Indonesia.

"Intinya, dalam perdagangan perlu ada keseimbangan hubungan. Jangan sampai kita terlalu bergantung, baik dari segi pasar maupun pemasok bahan baku. Akan sangat baik jika dalam perdagangan internasional makin terbuka sehingga fair trade sebagai bagian dari free trade akan terwujud," jelas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.