Hingga 31 Maret, Pasang Jargas PGN Dibebaskan Biaya Instalasi

Kompas.com - 19/02/2021, 12:06 WIB
Petugas sedang mengawasi jaringan pipa gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN). DOK. Humas PGNPetugas sedang mengawasi jaringan pipa gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggelar promo spesial untuk menarik minat calon pelanggan rumah tangga dan pelanggan kecil (GasKita) pada periode Februari hingga 31 Maret 2021.

Pada periode tersebut, pelanggan yang ingin memasang jaringan gas di rumahnya dibebaskan biaya instalasi. Selain itu, pelanggan juga diberikan gas alarm system untuk memberi peringatan bila terjadi kebocoran gas.

Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengatakan, sebelum adanya promo ini, biaya instalasi jaringan gas rumah tangga sepenuhnya ditanggung oleh pelanggan. Namun kali ini PGN dalam program jargas COCO memberikan bonus pipa instalasi hingga sepanjang 20 meter.

“Adanya bonus pembangunan pipa instalasi ini dapat menghemat biaya lebih dari Rp 3 juta,” ujar Faris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Impor Elpiji Diprediksi Kembali Melonjak, Ini Penyebabnya

Faris menambahkan, biaya berlangganan bulanan yang ditawarkan bervariasi mulai dari paket GasBrow, pelanggan bisa menikmati aliran gas tanpa putus hingga 50 m3 per bulan, paket berlangganan GaZki untuk pemakaian gas sampai dengan 150 m3 per bulan; dan paket GaZki Xtra untuk pemakaian gas sampai dengan 250 m3 per bulan.

Promo lengkap dari layanan GasKita ini hanya berlaku terbatas sampai dengan 31 Maret 2021. Bagi masyarakat yang tertarik ingin berlangganan dan mendapatkan promo layanan lengkap GasKita, dapat mengunjungi link https://bit.ly/RegistrasiGasKita untuk dilakukan pendataan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain program promo, PGN juga tetap berkomitmen menjalankan penugasan Kementerian ESDM dalam program Jargas dengan dana APBN sebanyak 120.776 SR di berbagai kota/kabupaten.

“Potensi pemanfaatan gas bumi masih luas di berbagai wilayah melalui jargas rumah tangga. Hal ini mendorong PGN sebagai Subholding Gas dalam upaya peningkatan pemanfaatan gas bumi secara terus-menerus di skala nasional,” kata Faris.

Pemakaian gas bumi untuk rumah tangga juga lebih aman karena gas yang dialirkan memiliki kandungan metana yang mudah terurai di udara. Gas bumi pada rumah tangga memiliki tekanan di bawah 100 milibar, secara teknis masuk ke dalam kategori tekanan rendah.

Selain itu, gas bumi juga diberi aroma agar gas yang aslinya tidak berwarna dan tidak berbau ini bisa mudah terdeteksi seandainya ada kebocoran. Kalaupun terjadi kebocoran pada pipa gas tidak akan menimbulkan ledakan, tetapi hanya akan memunculkan nyala api yang dapat segera ditangani dengan mudah.

“Terdapat fitur keamanan berupa valve (keran gas) dan gas alarm system, serta dapat meminimalkan penularan Covid-19 karena pencatatan penggunaan gas menggunakan smart meter sehingga tidak ada kontak fisik dalam penyaluran gas,” ucap Faris.

Di 2021 ini, PGN siap merealisasikan pengembangan 50.000 SR jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil (GasKita) di wilayah Jabotabeka dan Cilegon pada tahun 2021. Program jargas ini merupakan proyek investasi mandiri PGN menggunakan skema COCO (Company Owned, Company Operate) dengan segmentasi perumahan.

Adapun rencana persebaran pengembangan GasKita 50.000 SR COCO di antaranya sebagai berikut, Kabupaten/Kota Karawang, Kelurahan Sukalayu dan Purwadann, Kota Tangerang, Kelurahan Paku Jaya, Kab/Kota Bekasi, Kelurahan Jakasetia, Kab/Kota Cilegon, Kelurahan Cibeber dan Kedaleman Cibeber, Kab Bogor, Kelurahan Ciangsana, Kota Jakarta Barat, Kelurahan Kembangan Utara.

Baca juga: PGN Targetkan Bangun 270.000 Sambungan Gas Rumah Tangga di 7 Wilayah



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X