Kompas.com - 19/02/2021, 12:19 WIB
Dirut PLN Zulkifli Zaini menerima sertifikat tanah aset PLN dari Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil, Selasa (24/11/2020) Foto: Humas.PLNDirut PLN Zulkifli Zaini menerima sertifikat tanah aset PLN dari Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil, Selasa (24/11/2020)


JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini menyampaikan sejumlah kiat berbisnis agar tetap bertahan dan tak ditinggalkan pelanggan.

Dia menggarisbawahi pentingnya transformasi dalam sebuah perusahaan, termasuk PLN yang kini tengah dipimpinnya.

Kekhawatiran ditinggal pelanggan ini mungkin tak terlalu menghantui PLN mengingat monopoli bisnis listrik di Indonesia.

Baca juga: Dirut PLN: Kalau Tidak Berubah, Kita Akan Ditinggalkan Pelanggan

Hampir semua orang yang tinggal di Indonesia pasti tergantung ke PLN untuk memenuhi kebutuhan listriknya.

Meski begitu, bagi Zulkifli, transformasi perusahaan tetaplah harus diperhatikan.

Baginya, perusahaan yang hebat bukan lah perusahaan yang besar, melainkan perusahaan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan bisnis model yang baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita harus melakukan transformasi, perubahan. Di situlah titik yang menguji kita, apakah kita bisa menjadi pemimpin yang baik atau kita gagal, karena akhirnya kemampuan kita diuji pada saat kita akan melakukan transformasi di perusahaan,” ujar Zulkifli dalam sebuah webinar, Kamis (18/2/2021).

Zulkifli menambahkan, bila tak melakukan transformasi atau perubahan, maka perusahaan tersebut akan kehilangan pasarnya.

Baca juga: PLN Pasok Listrik 44.320 kVa untuk Operasional KRL Jogja-Solo

Sebab, dengan seiringnya waktu bisnis model terus berubah.

“Kalau kita tidak berubah, maka kita akan ditinggalkan oleh pelanggan. Itulah sebab pertama mengapa kita harus melakukan transformasi,” kata dia.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.