Mahkamah Agung Inggris Tetapkan Driver Uber Sebagai Pegawai, Bukan Lagi Mitra

Kompas.com - 20/02/2021, 06:57 WIB
Ilustrasi taksi online Uber Ilustrasi taksi online Uber

Menurut dia, hal itu terjadi karena lebih banyak pengemudi yang bergabung dengan Uber, menghasilkan lebih sedikit perjalanan dan menekan tarif.

Aslam dan Farrar menang di pengadilan ketenagakerjaan dan kemudian dalam dua banding berikutnya oleh perusahaan.

Meskipun menang, Aslam mengatakan, kompensasi yang akan diperolehnya jumlahnya dinilai sangat kecil dibandingkan dengan upaya yang telah dilakukan untuk mengajukan gugatan.

Baca juga: Gojek: Ada Fitur Verifikasi Wajah, Mitra Driver Merasa Lebih Aman

"Tapi intinya adalah, seseorang harus melakukannya," kata Aslam.

Kini, ribuan driver Uber mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan, dan keputusan tersebut dapat segera diterapkan kepada mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.