Kompas.com - 21/02/2021, 11:00 WIB
ilustrasi konsumen komplain shutterstockilustrasi konsumen komplain
  • Segera berikan solusinya

Begitu pelanggan sudah meluapkan keluhannya, dan Anda mendapatkan benang merah dari komplain tersebut, segera berikan solusinya. Solusinya jangan bersifat normatif saja, tanpa kejelasan.

Pelanggan ingin yang pasti-pasti. Misalnya Anda belanja online. Barang yang datang kualitasnya cacat, seperti kancing copot, resleting rusak, kotor, atau lainnya. Anda dapat menawarkan solusi, retur produk atau pengembalian uang.

Cara ini lebih jelas dan pasti buat pelanggan, sehingga mereka merasa itulah solusi yang tepat. Bukan malah menimpali dengan pernyataan bahwa no komplein. Membeli berarti setuju.
Toh ini murni kesalahan Anda sebagai penjual, kecuali barang penyok atau pecah yang juga menjadi tanggungjawab kurir.

  • Berikan bonus sebagai penawar kekecewaan

Apabila kesalahan terletak pada perusahaan, maka tawarkan bonus untuk mengobati kekecewaan pelanggan. Jangan sampai mereka kecewa dan tidak pernah membeli lagi produk Anda.

Misalnya keluhan pelayanan hotel buruk. Anda dapat memberikan bonus vocer diskon atau gratis menginap untuk periode lain waktu. Pasti pelanggan akan senang. Mood yang rusak dapat kembali membaik.

Baca juga: Ini Rincian Biaya Pasang Listrik Baru PLN Terkini

  • Jangan segan meminta maaf

Terlepas pelanggan benar atau salah, Anda perlu meminta maaf. Ini menjadi salah satu sikap penting dalam mengatasi keluhan pelanggan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan perusahaan Anda rendahan atau memang salah, tetapi permohonan maaf dari Anda akan membuat pelanggan lebih tenang dan merasa dihargai. Ini juga dapat mengembalikan kepercayaan mereka terhadap produk atau perusahaan Anda.

Apalagi kalau memang benar perusahaan Anda yang berbuat salah, tentu saja harus mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Pelanggan Senang, Hati Tenang

Dalam lika liku perjalanan bisnis, pasti ada saja komplain atau keluhan datang dari pelanggan. Walaupun Anda sudah membuat produk berkualitas, pelayanan terbaik, tetap saja pasti ada yang kurang berkenan di hati pelanggan.

Tak mengapa. Namun penting untuk setiap perusahaan memberikan pelatihan atau training bagaimana cara menangani komplain pelanggan dengan tepat, baik, dan benar.
Kemampuan ini perlu dimiliki setiap karyawan, mulai dari level atas sampai bawah sebagai ujung tombak perusahaan.

Baca juga: Tahun Ini, Pemerintah Pusat Butuh 83.000 CPNS dan PPPK

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.