Kompas.com - 21/02/2021, 12:00 WIB
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kampanye Beli Kreatif Danau Toba menjadi contoh kolaborasi kerja dalam membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Saya mengucapkan selamat dan apresiasi tinggi kepada Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta jajarannya atas kerja keras dalam mewujudkan peluncuran Kampanye Beli Kreatif Danau Toba," kata Luhut dilansir dari Antara, Minggu (21/2/2021).

"Ini adalah contoh kolaborasi kerja dalam membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia secara bersamaan," kata Luhut lagi.

Luhut bilang, kampanye tersebut digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai koordinator Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada Februari 2021 yang mengambil tema keindahan lanskap dan otentisitas karya ekonomi kreatif di Danau Toba.

Baca juga: Luhut: Investasi di Sektor Air Bersih Sangat Kami Apresiasi

Luhut sendiri mengaku senang melihat antusiasme anak nuda Toba yang ikut berpartisipasi dalam kampanye tersebut.

Pasalnya, kampanye tersebut memberikan kesempatan bagi delapan kabupaten di sekitar Danau Toba untuk memamerkan karya kerajinan tangan maupun olahan khas masing-masing daerah.

Kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Dairi, Toba, Simalungun, Pakpak Barat, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Karo dan Samosir.

"Saya sangat senang melihat antusiasme anak-anak muda di Danau Toba yang sangat bersemangat dalam melestarikan budaya leluhur," ungkap Luhut.

Baca juga: Luhut Tunjuk Keponakannya hingga CEO Bukalapak Jadi Pengurus PB PASI

"Ini juga membuktikan bahwa untuk berhasil tidak melulu harus dari kota-kota besar. Kita bisa membangun dimulai dari tempat kelahiran kita sendiri," tambah mantan Dubes Indonesia untuk Singapura itu.

Berbagai produk ekonomi kreatif mulai dari kriya, kuliner dan fesyen mengisi penuh stan-stan pameran. Selain itu, acara ini juga diramaikan oleh berbagai penampilan mulai dari fashion show pakaian karya desainer lokal Danau Toba, penampilan tari Tor-Tor, hingga kehadiran penyanyi kondang asal Sumatera Utara, Lyodra.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, memastikan Kemenparekraf akan mendukung penuh pengembangan produk lokal asal Danau Toba, yang disandingkan dengan lokasi pariwisata super prioritas.

Hal ini dilakukan dengan memberikan pendampingan, dalam upaya peningkatan kualitas produk.

Baca juga: Dua Sosok di Balik Mister Loo yang Dipercaya Luhut Urus Toilet di Danau Toba

“Berkaitan dengan sektor ekonomi kreaif, kami di Kemenparekraf mendukung penuh. Kami menyusun strategi utama yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi, agar sektor ekonomi kreatif pariwisata di Indonesia terus menggema dan terimplementasi,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, dengan peluncuran program Beli Kreatif Danau Toba diharapkan mampu memulihkan sektor pariwisata dan UMKM dari pandemi Covid-19.

Apalagi sebelumnya, program serupa telah di lakukan di Jabodetabek dan dalam 6 bulan mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM.

Sandiaga bilang, di Jabodetabek program serupa yang dilaunching di tengah PSBB tahun lalu, kdalam 6 bulan berhasil meningkatkan omzet 60 persen pelaku UMKM.

Program yang melibatkan 6.738 tenaga kerja ini bahkan on bording di 6 e-commerce dan 2 jasa transportasi online.

Baca juga: Kompaknya Luhut dan Sandiaga Uno Urus Toilet untuk Turis

“Di sini (Danau Toba), hidup ekonomi kreatifnya. Walaupun ada penurunan kecil tapi mereka termotifasi untuk berkreasI. Beli kreatif lokal ini kita on boarding, saat di-launcing oleh presiden awal tahun 2020 diharapkan dalam kurun waktu 6 bulan ke depan, ekonomi kreatif Danau Toba terus berkembang,” jelas mantan wakil Gubernur DKI tersebut.

Di sisi lain, dua hal yang menjadi fokus utama dalam Program Beli Kreatif Danau Toba adalah industri fashion dan kuliner.

Apalagi Danau Toba sangat identik dengan kain ulosnya yang mendunia, serta beragam jenis kuliner yang tidak kalah nikmat.

"Kita harap dalam enam bulan mendatang, produk-produk ekonomi kreatif di Danau Toba bisa berkembang. Untuk itu, kita akan melakukan pendampingan atau upscaling, pemasaran atau onboarding, dan tentunya akan mendukung program ini, kita akan terus berkampanye di seluruh platform," kata Sandiaga Uno.

Baca juga: Luhut Ajak Pemerintah Jepang Kerja Sama Kelola Sampah Laut hingga Penanganan Sungai Citarum



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X