Perjalanan KA Menuju Jakarta Hanya Sampai Cikampek, Penumpang Dialihkan ke Bus

Kompas.com - 21/02/2021, 15:28 WIB
Kereta api menjadi salah satu moda transportasi umum yang terdampak pandemi (Dok. Shutterstock/Ikhsan Prabowo Hadi) KOMPAS.COM/Kereta api menjadi salah satu moda transportasi umum yang terdampak pandemi (Dok. Shutterstock/Ikhsan Prabowo Hadi)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan kereta api jarak jauh tujuan Jakarta terganggu menyusul banjir yang menggenangi rel di Kabupaten Bekasi. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta tersebut hanya sampai Stasiun Klari dan Stasiun Cikampek.

Meski begitu, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa memastikan, penumpang kereta tersebut tetap bisa melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan naik bus.

"Bus disediakan oleh PT KAI. Tidak ada biaya," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: KAI Batalkan Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Selain itu, bagi penumpang kereta api yang sudah memesan tiket namun dibatalkan perjalanannya, dapat melakukan pembatalan melalui aplikasi KAI Access ataupun loket pembatalan yang terdapat di stasiun.

"Pembatalan tiket karena KA batal akan dikembalikan 100 persen," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dampak cuaca ekstrim di area Daop 1 Jakarta, mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh terhambat. Hingga kini, ruas jalur pada petak jalan antara Kedunggedeh-Lemah Abang Km 55 +100 hingga KM 53+600 terendam banjir dengan ketinggian air sampai dengan 150 sentimeter.

Tidak hanya membuat jalur rel tergenang, namun banjir yang mengalir cukup deras juga mengakibatkan pondasi batu balas pada rel tergerus air. Tim prasarana KAI saat ini masih melakukan perbaikan secara berkala, salah satunya dengan menurunkan bantalan beton pada rel yang tergenang air.

Baca juga: Ini Sederet Biaya Lain-lain Saat Beli Rumah

Dengan kondisi genangan air yang cukup tinggi tersebut, pihak KAI Daop 1 Jakarta melakukan pembatalan perjalanan seluruh keberangkatan Minggu, 21 Februari 2021.

Berikut jadwal KA yang dibatalkan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir:

Pasar Senen

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X