[POPULER MONEY] Syarat BLT Subsidi Gaji 2021 | PT KAI Batalkan Semua Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta

Kompas.com - 22/02/2021, 05:39 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah, pesangon, tunjangan ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah, pesangon, tunjangan

1. BLT Subsidi Gaji Akan Cair di 2021, Simak Syaratnya

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan akan mengusahakan pencairan BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) pada tahun 2021.

Namun demikian, berbeda dengan pencairan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tahun lalu, subsidi gaji pekerja tahun ini akan dicairkan ke rekening pekerja secara terbatas.

Menurut Ida, pencairan BLT subsidi gaji hanya menyasar untuk pekerja yang terdaftar sebagai penerima BLT di gelombang I, tapi belum mendapatkannya pada gelombang II.

"Realisasi kita sudah 98,92 persen, jadi sudah hampir 100 persen. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara, jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses," kata Ida dikutip dari Antara, Minggu (21/2/2021).

Apa saja syaratnya? Baca di sini

2. Ini Rincian Biaya Pasang Listrik Baru PLN Terkini

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi yang berminat memasang listrik, PLN sudah menetapkan harga pasang listrik baru atau biaya pasang listrik baru. Saat ini, pemasangan listrik rumah tangga didominasi listrik kapasitas 900 VA dan 1.300 VA.

Di laman resminya, PLN sudah menyediakan simulasi untuk menghitung pemasangan listrik baru.

Produk layanan pasang baru yang disediakan PLN saat ini meliputi listrik prabayar (prepaid) dan listrik pascabayar (postpaid). Rincian biaya penyambungan baru sesuai dengan Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2017.

Aturan tersebut belum mengalami revisi, sehingga masih berlaku hingga saat ini. Berikut rincian lengkap harga pasang baru listrik terbaru di 2021:

Berapa biaya pasang listrik baru PLN saat ini? Simak rinciannya di sini

3. Mau Kredit Mobil atau Rumah Tanpa DP? Cek Dulu Angsuran Bulanannya

Mulai Maret 2021, kredit motor, mobil, dan rumah dengan kriteria tertentu bisa diajukan tanpa uang muka (DP) atau DP 0 persen. Kebijakan ini diterapkan untuk menggenjot pertumbuhan kredit perbankan dan kembali menggeliatkan perekonomian Indonesia.

Namun sebelum memproses pengajuan kredit, ada sejumlah hal yang perlu dipikirkan. Jika pengajuan kredit kamu disetujui, memang benar kamu langsung punya motor, mobil, atau rumah. Tapi jangan lupa ada angsuran yang tetap harus dibayar tiap bulannya.

Umumnya, besaran angsuran per bulan dipengaruhi oleh besarnya DP, nilai pokok pinjaman, suku bunga kredit, dan lamanya tenor pinjaman.

Dengan mengajukan kredit tanpa DP, praktis besaran angsuran per bulan akan semakin mahal.

Selengkapnya simak di sini

4. KAI Batalkan Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Seluruh perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Minggu (21/2/2021) dibatalkan karena imbas dari banjir.

KAI Daop 1 mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa Kereta Api yang mengalami kendala dampak cuaca ekstrim sehingga berpengaruh pada kondisi prasarana dan operasioal KA.

"Maka seluruh perjalanan KA jarak jauh keberangkatan Gambir dan Pasar Senen sampai malam nanti dibatalkan dan biaya tiket yg sudah ditransaksikan oleh penumpang yang terdampak pembatalan akan dikembalikam 100 persen," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunis kepada Kompas.com, Minggu.

Dampak cuaca ekstrim di area Daop 1 Jakarta, terdapat hambatan perjalanan KA Jarak Jauh. Hingga kini Sejumlah ruas jalur pada petak jalan antara Kedunggedeh - Lemah Abang Km 55 +100 s.d KM 54+500 terendam banjir dengan ketinggian s.d 150 cm diatas kop rel.

Baca selengkapnya di sini

5. Tahun Ini, Pemerintah Pusat Butuh 83.000 CPNS dan PPPK

Pemerintah akan mengumumkan formasi kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) pada Maret 2021.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko mengatakan, untuk calon pegawai di pemerintahan pusat, kebutuhannya tidak begitu banyak.

Berbeda dengan kebutuhan pegawai yang ada di pemerintahan daerah.

"Untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sebesar sekitar 83.000 dengan persentase 50 persen PPPK dan 50 persen CPNS untuk berbagai jabatan sesuai kebutuhan masing-masing instansi," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Simak selengkapnya di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.