Simak, Bank Mandiri Bakal Salurkan KPR DP 0 Persen Buat Segmen Ini

Kompas.com - 22/02/2021, 10:03 WIB
Ilustrasi KPR. iStockIlustrasi KPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melonggarkan uang muka pembelian motor dan mobil baru paling rendah 0 persen dan melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen.

Artinya, debitur bisa mendapat Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan DP 0 persen. Kedua aturan ini berlaku mulai Maret hingga tanggal 31 Desember 2021.

Merespons menanggapi kebijakan baru ini, Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, relaksasi LTV untuk KPR memang bakal menggarairahkan penyaluran kredit perseroan pada tahun ini.

Baca juga: Imbangi DP 0 Persen, REI Minta Bank Turunkan Suku Bunga KPR

Namun untuk tahap awal, perseroan bakal memberikan relaksasi kepada nasabah yang sudah memiliki kualitas baik menurut bank pelat merah ini.

"Misalnya nasabah yang ber-payroll di Bank Mandiri dan kalangan first home buyer, yang memang akan tinggal di rumah yang akan dibelinya," kata Rudi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Pasalnya, limit uang muka hingga 0 persen ini otomatis bakal memiliki konsekuensi pembayaran angsuran yang lebih besar pula, dengan tenor yang bakal ditetapkan bank.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu bank bersandi saham BMRI ini bakal lebih selektif menyalurkan KPR DP 0 persen.

"Perlu kita lihat kemampuan nasabah terutama pada kondisi ekonomi yang masih dalam tahap awal recovery ini," ungkap Rudi.

Adapun untuk terus menggenjot pertumbuhan kredit tahun ini, Bank Mandiri telah menyediakan suku bunga KPR yang menarik. Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 3,88 persen sejak Februari 2021.

Baca juga: BI Longgarkan DP Rumah 0 Persen Mulai Maret, BCA Masih Lakukan Persiapan

Sebagai informasi, pertumbuhan kredit Bank Mandiri terkontraksi -1,61 persen secara tahunan (year on year/yoy) sepanjang tahun 2020.

Pertumbuhan kredit yang minus ini sedikit banyak berpengaruh pada laba perseroan saat restrukturisasi kredit masih tetap dijalani.

Namun kredit average balance Bank Mandiri secara konsolidasian masih tumbuh 7,08 persen (yoy) menjadi Rp 871,3 triliun sepanjang tahun 2020.

Baca juga: Mau Kredit Mobil atau Rumah Tanpa DP? Cek Dulu Angsuran Bulanannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.