D Depan Jokowi, Buruh Bilang PHK Sudah di Mana-mana

Kompas.com - 22/02/2021, 15:30 WIB
Polisi menghentikan asap flare yang menyala dari kerumunan peserta Hari BuruhKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (1/5/2018). KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUMPolisi menghentikan asap flare yang menyala dari kerumunan peserta Hari BuruhKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (1/5/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com – Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) berkesempatan disapa Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi).

Hal ini terjadi ketika Jokowi menyampaikan sambutan secara virtual pada acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 KSPSI di Hotel Aston Priority, Jakarta, Senin (22/2/2021). Jokowi menyampaikan sambutannya dari Istana Negara.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengakui pandemi Covid-19 telah memukul berbagai sektor industri. Akibatnya, banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Sandiaga Uno: Yang Kena PHK Jadi Penjual Jamu, Omzet Naik 300 Persen

"Namun, kita tetap harus optimis, mendorong ekonomi kembali bergerak, membuat pekerja kembali bekerja, dan membuka makin banyak lapangan kerja baru," katanya, dalam sambutan itu.

Kepala negara lantas meminta kepada para pekerja di Indonesia menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk segera meningkatkan pengetahuan dan keahlian. Ini diperlukan agar disaat situasi membaik mampu bersaing serta menjadi pemenang dalam persaingan global yang semakin kompetitif.

"Jaga harapan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea berharap seluruh buruh Indonesia terus bersemangat, menjaga harapan dan berjuang bersama-sama menghadapi hantaman pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir.

"PHK sudah terjadi dimana-mana, jutaan jumlahnya. Tapi, seperti yang dikatakan Presiden Jokowi, kita harus tetap semangat dan menjaga harapan agar pandemi bisa cepat berakhir," katanya.

Andi Gani meminta dengan tegas ke Pemerintah segera menemukan formula terbaik untuk dikeluarkan bagi pekerja agar tidak semakin terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Salah satu program yang dikeluarkan Pemerintah yaitu padat karya kami dukung untuk menjadi program unggulan membantu pekerja," ujarnya.

Baca juga: Imbas Banyak PHK, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp 36,5 Triliun

Ia menegaskan, KSPSI akan tetap lantang membela hak-hak buruh.

"Terbukti saat ini kami tetap mengawal persidangan gugatan terhadap UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi," tegasnya.

Adapun peringatan HUT ke-48 KSPSI kali ini berbeda dari sebelumnya yang biasanya dihadiri ribuan buruh. Perayaan dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat dan secara virtual diikuti ribuan buruh diseluruh Indonesia serta luar negeri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X