Sempat Banjir, Perbaikan Jalur Kereta Api di Lintas Utara Jawa Dikebut

Kompas.com - 23/02/2021, 06:35 WIB
Kondisi ruas rel yang terendam banjir akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dibatalkan, Jakarta, Senin (22/2/2021). dok. PT KAI Daop 1 JakartaKondisi ruas rel yang terendam banjir akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dibatalkan, Jakarta, Senin (22/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Genangan air yang sempat menggenangi jalur kereta api di antara Stasiun Lemahabang - Stasiun Kedunggedeh pada Km 55 +100 sampai dengan KM 54+500 mulai berangsur-angsur surut.

Kawasan tersebut sempat terdampak banjir akibat hujan ekstrim yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, hari ini tim dapat mulai melakukan perbaikan lebih maksimal karena air sudah mulai surut,” ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri dalam keterangan tertulisnya Senin (23/2/2021) malam.

Baca juga: 42 Perjalanan Kereta Api Batal karena Banjir, KAI Refund Tiket 100 Persen

Jalur tersebut sempat tidak bisa dilewati kereta api karena beberapa titik terendam air. Akibatnya, perjalanan kereta api jarak jauh baik dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada Minggu (21/2/2021) dan Senin (22/2/2021) masih mengalami gangguan, sehingga mengakibatkan adanya perubahan keberangkatan dan pembatalan.

“Kemarin tim tidak bisa bekerja optimal karena aliran air begitu deras menggerus ballast dan bantalan rel. Namun demikian, sejak sore kemarin hingga hari ini terus dilakukan mobilisasi ballast dan alat kerja sehingga saat ini bisa lebih cepat dikerjakan," kata Zulfikri.

Zulfikri menambahkan, tim dari Ditjen Perkeretaapian, BTP Jakarta dan Banten, serta PT KAI Daop 1 Jakarta telah bekerja sama dengan terjun langsung di lokasi dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar bisa melakukan penanganan dengan cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun banjir yang sempat terjadi itu dikarenakan meningkatnya debit aliran sungai Cibeet dan Citarum. Terdapat  sekitar 8 titik gogosan, dengan 6 gogosan panjang yang tersebar di sepanjang 600 m di petak antara Stasiun Lemahabang dan Kedunggedeh.

"Saat ini tim tengah bekerja keras agar jalur utama kereta ke arah Jawa ini bisa segera pulih," ucap Zulfikri.

Dia pun mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan rencana perjalanan dalam kondisi cuaca yang tidak menentu ini.

Selain itu bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket agar selalu memonitor informasi perjalanan kereta api di website resmi PT KAI.

Baca juga: Kereta Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Kembali Dibatalkan, Ini Rinciannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.