Beda Cara Menggunakan SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking

Kompas.com - 23/02/2021, 16:30 WIB
Manfaatkan layanan internet dan mobile banking di saat pandemik Covid-19 Dok. ShutterstockManfaatkan layanan internet dan mobile banking di saat pandemik Covid-19


KOMPAS.com - Perkembangan perbankan saat ini memberikan dan menawarkan kemudahan bagi nasabah melalui layanan operasional yang sangat beragam, termasuk layanan electronic banking (e-banking).

Layanan e-banking saat ini dimiliki oleh hampir semua bank umum yang ada. Layanan itu di antaranya meliputi SMS Banking, Mobile Banking hingga Internet Banking.

Hal ini sejalan dengan kecenderungan perkembangan media sosial maupun kebijakan yang ada, untuk mewujudkan atau mengarahkan transaksi pada masyarakat dilakukan tidak melulu dengan uang tunai (less cash society).

Karena itu, agar tak salah memanfaatkan sederet layanan yang disediakan perbankan, kamu perlu tahu beda cara menggunakan masing-masing layanan.

Dikutip dari buku berjudul “Bijak Ber-Electronic Banking” yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fitur dan metode transaksi layanan Electromic Banking pun memiliki perbedaan.

Baca juga: Buat yang Masih Awam, Ini Cara Pakai Mesin ATM dan EDC

Pengertian dan fitur SMS Banking

SMS banking adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone dengan menggunakan media SMS alias Short Message Service.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fitur SMS Banking antara lain layanan informasi mulai dari saldo, mutasi rekening, tagihan kartu kredit, hingga suku bunga. Selain itu, SMS Banking juga menyediakan layanan transaksi, seperti transfer, pembayaran tagihan.

Sejumlah tagihan yang bisa dibayarkan di antaranya bayar listrik, air, pajak, kartu kredit, asuransi, dan internet, hingga pembelian seperti pulsa atau tiket, serta berbagai fitur lainnya.

Cara menggunakan SMS Banking yang baik dan benar

Untuk dapat menggunakan SMS Banking, nasabah harus mendaftarkan diri dan mendaftarkan nomor ponsel terlebih dahulu ke bank serta mendapatkan password. Kemudian, nasabah dapat bertransaksi dengan cara mengetik SMS sesuai dengan format SMS yang telah ditentukan.

Baca juga: Kartu ATM Hilang atau Pindah Tangan? Ini yang Harus Dilakukan

Format SMS berbeda-beda berdasarkan format yang telah ditentukan oleh masing-masing bank. Contohnya, untuk melakukan transfer, nasabah dapat mengetik “Transfer”.

“Pesan ini kemudian dikirim ke nomor tujuan yang telah ditentukan bank. Untuk menggunakan fasilitas ini nasabah sebaiknya mempelajari petunjuk format SMS yang tertera pada buku petunjuk SMS banking atau website bank,” bunyi penjelasan OJK dalam buku tersebut, dikutip Selasa (23/2/2021).

Memahami apa itu Mobile Banking

Mobile Banking atau sering disebut M-Banking merupakan layanan yang memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi perbankan melalui ponsel atau smartphone.

Layanan Mobile Banking dapat digunakan dengan menggunakan menu yang sudah tersedia pada Subscriber Identity Module (SIM) Card, Unstructured Suplementary Service Data (USSD), atau melalui aplikasi yang dapat diunduh dan diinstal oleh nasabah.

“Mobile Banking menawarkan kemudahan jika dibandingkan dengan SMS Banking karena nasabah tidak perlu mengingat format pesan SMS yang akan dikirimkan ke bank dan juga nomor tujuan SMS banking,” kata OJK.

Fitur-fitur layanan Mobile Banking antara lain layanan informasi seperti saldo, mutasi rekening, tagihan kartu kredit, suku bunga, dan lokasi cabang/ATM terdekat.

Baca juga: Ini Jadwal Blokir Kartu ATM Mandiri Debit Magnetic Stripe

Selain itu, M-Banking juga menyajikan fitur layanan transaksi, seperti transfer, pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, kartu kredit, asuransi, internet), pembelian (pulsa, tiket), dan berbagai fitur lainnya.

Cara aman menggunakan M-Banking

Untuk menggunakan Mobile Banking, nasabah harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke bank untuk mendapatkan password. Nasabah dapat memanfaatkan layanan Mobile Banking dengan cara mengakses menu yang telah tersedia pada SIM Card atau aplikasi yang terinstal di ponsel.

“Apabila nasabah menggunakan Mobile Banking melalui menu yang telah tersedia pada SIM Card, nasabah dapat memilih menu sesuai kebutuhan kemudian nasabah akan diminta untuk menginputkan PIN SMS Banking saat menjalankan transaksi,” tandasnya.

Sedangkan apabila nasabah menggunakan Mobile Banking melalui aplikasi yang terinstal di ponsel, nasabah harus mengunduh dan menginstal aplikasi pada telepon seluler terlebih dahulu.

Baca juga: Segera Ganti Kartu ATM, Mandiri Debit Magnetic Stripe Mau Diblokir

“Pada saat membuka aplikasi tersebut, nasabah harus memasukkan password untuk login, kemudian nasabah dapat memilih menu transaksi yang tersedia dan diminta memasukkan PIN saat menjalankan transaksi,” tulis OJK.

Mengenal pengertian Internet Banking

Definisi Internet Banking adalah layanan untuk melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet.

Ini merupakan kegiatan perbankan yang memanfaatkan teknologi internet sebagai media untuk melakukan transaksi dan mendapatkan informasi lainnya melalui website milik bank.

“Kegiatan ini menggunakan jaringan internet sebagai perantara atau penghubung antara nasabah dengan bank tanpa harus mendatangi kantor bank,” bebernya.

Nasabah dapat menggunakan perangkat komputer desktop, laptop, tablet, atau smartphone yang terhubung ke jaringan internet sebagai penghubung antara perangkat nasabah dengan sistem bank.

Fitur layanan Internet Banking antara lain informasi umum rekening tabungan/giro, rekening deposito, kartu kredit, informasi mutasi rekening, transfer dana, baik transfer antar rekening maupun antar bank.

Baca juga: Mahalnya Suku Bunga Kredit Bank Bikin Ragu Ajukan Cicilan, DP 0 Persen Percuma?

Selanjutnya ada pula layanan pembelian pulsa, pembelian tiket, penempatan deposito, layanan informasi seperti suku bunga dan kurs, dan pembayaran, misalnya pembayaran telepon, internet, kabel TV, asuransi, listrik dan berbagai jenis pembayaran lainnya.

Cara memakai layanan Internet Banking

Untuk menggunakan Internet Banking, nasabah harus memiliki user id, password, media token atau One Time Password (OTP), dan jaringan internet. User id, password, dan media token dapat diperoleh dengan mendaftarkan diri ke bank.

Saat menggunakan Internet Banking, nasabah harus memastikan website yang diakses adalah website internet banking milik bank. Kemudian, nasabah akan diminta untuk memasukkan user id dan password pada halaman muka atau login.

“Pada saat melakukan transaksi finansial, nasabah akan diminta untuk memasukkan sandi OTP yang diperoleh dari media token atau SMS. Setelah transaksi selesai, nasabah harus memastikan telah keluar/log out dari halaman Internet Banking,” urainya.

Baca juga: Bank BUMN Paling Lelet Turunkan Suku Bunga Kredit?

Bank mengirimkan notifikasi melalui e-mail sebagai bukti bahwa transaksi telah berhasil. Notifikasi e-mail ini juga sebagai pengendalian agar nasabah mengetahui jika akun internet banking-nya digunakan oleh orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.