Pengusaha Mal Dukung Pemangkasan Cuti Bersama

Kompas.com - 23/02/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan untuk memangkas jumlah cuti bersama di 2021 menjadi hanya 2 hari dari sebelumnya 7 hari. Dengan demikian, momentum libur panjang pada tahun ini otomatis akan berkurang.

Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, pihaknya mendukung langkah pemerintah untuk menekan pandemi Covid-19 dengan mengurangi jumlah cuti bersama.

Hal ini mempertimbangkan pengalaman sebelumnya, yakni kasus penularan virus corona selalu meningkat usai masa liburan.

Baca juga: Menperin: Program PEN Berdampak Positif ke Industri

"Pusat perbelanjaan (mal) akan mendukung keputusan tersebut demi untuk mencegah peningkatan jumlah kasus positif Covid-19, yang berdasarkan pengalaman selama ini selalu terjadi lonjakan jumlah kasus positif setelah cuti bersama," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Alphonzus mengungkapkan, ketimbang pengaruh dari berkurangnya masa liburan, kegiatan bisnis pusat berbelanjaan akan lebih terdampak jika pandemi tak kunjung terkendali.

Sebab, jika kasus Covid-19 kembali melonjak biasanya pemerintah bakal menerapkan pembatasan-pembatasan yang bisa berimbas buruk bagi pelaku usaha di sektor pusat perbelanjaan.

"Pusat perbelanjaan akan mengalami kondisi lebih sulit lagi jika ada pemberlakuan tambahan-tambahan pembatasan lagi akibat terjadi lonjakan peningkatan jumlah kasus positif," kata Alphonzus.

Sebelumnya, pemerintah mengatur ketentuan cuti bersama melalui dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PANRB, Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, dan Nomor 1 Tahun 2021.

Baca juga: Ini Alasan Pengusaha Mau Keluarkan Uang untuk Vaksinasi Mandiri Karyawannya

Dalam beleid tersebut, ada 5 hari yang dipangkas dari cuti bersama tahun 2021. Terdiri dari 12 Maret yakni cuti bersama Hari Raya Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, lalu 17, 18, dan 19 Mei yakni cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, serta 27 Desember yakni cuti bersama Hari Raya Natal 2021.

"Dalam SKB sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi 2 hari saja," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin (22/2/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X