Otomatisasi Robot Diklaim Bisa Kurangi Tingginya Angka Kecelakaan Kerja di Indonesia

Kompas.com - 24/02/2021, 14:12 WIB
Ilustrasi otomatisasi robot. Dok UNIVERSAL ROBOTSIlustrasi otomatisasi robot.

"Tenaga kerja kolaboratif yang menampilkan manusia dan robot saling melengkapi satu sama lain dalam peran mereka masing-masing dan menawarkan peluang yang signifikan untuk meningkatkan produktivitas manufaktur, inovasi, keselamatan, dan kepuasan kerja secara keseluruhan di tempat kerja,” lanjut dia.

James juga menekankan bahwa perusahaan juga dapat mencapai Return On Investment (ROI) yang lebih cepat dengan menggunakan cobots untuk memberikan waktu pekerja beristirahat dan memungkinkan mereka menangani proses produktivitas yang lebih tinggi dan pada akhirnya memperoleh sebuah keterampilan baru.

Tidak seperti robot tradisional yang membutuhkan pemrograman tingkat tinggi, yang hanya bisa diaplikasikan oleh lulusan setingkat insinyur, cobots dirancang untuk membuat pemrograman yang sederhana melalui human-machine interfaces (HMI), yang akrab bagi semua orang yang telah menggunakan smartphone.

Baca juga: Seberapa Penting Penggunaan Robot dalam Industri Keuangan di Indonesia?

Untuk aplikasi yang lebih kompleks, Universal Robots telah memiliki sistem jaringan bersertifikasi yang lengkap dan terintegrasi dan Pusat Pelatihan Resmi yang siap mendukung pengguna dengan kegiatan operasional sehari-hari, setelah instalasi awal dilakukan.

Dengan menghilangkan kebutuhan akan pendidikan formal dalam pemrograman atau robotika, membuat kesenjangan keterampilan dan kurva pembelajaran untuk menggunakan cobots semakin kecil.

Selain itu, Universal Robots juga mendorong industri lokal untuk segera mengadopsi teknologi mesin yang bisa berkolaborasi dengan manusia dan tidak perlu khawatir lagi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh karena kurangnya tenaga kerja terampil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kolaborasi ini sangat menghemat waktu, mengurangi tenaga dan biaya yang terkait dengan penggunaan cobots yang sama untuk berbagai tugas, karena fleksibilitas cobots tersebut dapat diterjemahkan menjadi laba atas investasi yang jauh lebih cepat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

Whats New
Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Rilis
Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Rilis
Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Whats New
13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

Whats New
RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

Whats New
Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Whats New
Menko Luhut Sebut Pemerintah akan Terus Dukung Proyek Investasi Kawasan IWIP

Menko Luhut Sebut Pemerintah akan Terus Dukung Proyek Investasi Kawasan IWIP

Rilis
Akan Segera Meluncur, Ini Nama Bank Digital Keluaran BCA

Akan Segera Meluncur, Ini Nama Bank Digital Keluaran BCA

Whats New
Kemenperin: Tidak Ada Kelangkaan Tabung Oksigen

Kemenperin: Tidak Ada Kelangkaan Tabung Oksigen

Whats New
Tak Mampu Digaji, 637 Guru di Daerah TIdak Diusulkan untuk Penetapan NIK PPPK

Tak Mampu Digaji, 637 Guru di Daerah TIdak Diusulkan untuk Penetapan NIK PPPK

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Bakal Kena Imbas

Kasus Covid-19 Melonjak, Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Bakal Kena Imbas

Whats New
Berapa Biaya yang Dibutuhkan Pemerintah Jika Jakarta Lockdown?

Berapa Biaya yang Dibutuhkan Pemerintah Jika Jakarta Lockdown?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X