60 Menit Bertemu Sandiaga Uno, Apa yang Dibahas Menaker?

Kompas.com - 24/02/2021, 20:12 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima kunjungan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Kantor Kemenaker, Jakarta, Rabu (24/2/2021). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima kunjungan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Kantor Kemenaker, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaa (Menaker) Ida Fauziyah berencana akan menjadikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi duta wisata.

Sebagai duta wisata, selain akan mewakili Indonesia di luar negeri dan memperkenalkan Indonesia di mata dunia, PMI juga dapat menjadi pahlawan bagi pariwisata Indonesia.

Hal ini ia sampaikan, usai menerima kunjungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

"Kita sudah punya MoU (Nota Kesepahaman) untuk menjadikan PMI kita duta wisata dan kita akan perkuat MoU itu. PMI kita sebenarnya bisa menjadi ujung tombak pengembangan pariwisata di Indonesia," ujarnya melalui tautan video.

Baca juga: Penerima Subsidi Gaji Tak Bisa Jadi Peserta Kartu Prakerja

Dalam pertemuan selama 60 menit tersebut, dirinya bersama Sandiaga Uno membahas program duta wisata dan ekonomi kreatif, peningkatan kompetensi tenaga kerja pada sektor ekonomi kreatif, dan sinergi Balai Latihan Kerja (BLK).

Lebih lanjut kata Ida, pihaknya akan terus memperkuat nota kesepahaman dengan Kemenparekaf untuk menyiapkan 500.000 pekerja terampil di sektor pariwisata sepanjang tahun 2021.

Hal ini untuk mendukung terwujudnya 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) di Indonesia yang tengah di bangun. Kelima destinasi super prioritas tersebut yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

"Sebenarnya semua itu sudah berjalan, jadi tinggal kita perkuat lagi dengan kedatangan Pak Menparekaf ke kantor Kemnaker. Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM terutama di lima destinasi super prioritas," katanya.

Langkah untuk menyiapkan ratusan ribu pekerja terampil tersebut merupakan bagian dua program besar Kemenaker untuk pemulihan di sektor pariwisata yaitu peningkatan keterampilan SDM dan perluasan kesempatan kerja di kawasan pariwisata setempat.

"Kemenaker juga membangun komunitas berbasis kejuruan pariwisata dan perhotelan. Total BLK Komunitas yang telah dibangun sejak 2017-2020 sebanyak 2.127 BLK Komunitas di seluruh Indonesia," sebutnya.

Baca juga: Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Menaker: Dana Manfaat Jamsos Buruh Tetap Aman

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga Uno menjelaskan, pertemuan dengan Menaker untuk berkordinasi beberapa program. Salah satunya kolaborasi antar kedua kementerian dalam peningkatan kompetensi sebanyak 34 juta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Untuk BLK komunitas ini saya sangat terkesan karena ini betul-betul langsung ada di tengah masyarakat untuk meningkatkan sektor pelayanan," ucapnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, pihaknya bersama Kemenaker juga sepakat untuk sharing data di sistem informasi ketenagakerjaan atau Sisnaker.

"Kami juga sedang kembangkan sehingga data ini nanti bisa diintervensi dan dieksekusi sehingga tepat sasaran khususnya di 34 juta lapangan pekerjangan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Baca juga: Menaker: Penyandang Disabilitas Justru Punya Etos Kerja Lebih Tinggi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X