Erick Thohir: Vaksinasi Mandiri Butuh 7,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Kompas.com - 25/02/2021, 11:49 WIB
Sebuah vaksin COVID-19 Sinovac beserta jarum suntik terpajang di kawasan Masjid Istiqlal saat vaksinasi di Jakarta, Selasa (23/2/2021). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pengadaan 20 juta dosis vaksin COVID-19 kategori mandiri, di mana vaksin tersebut akan diberikan pengusaha bagi para karyawan di perusahaannya masing-masing. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJASebuah vaksin COVID-19 Sinovac beserta jarum suntik terpajang di kawasan Masjid Istiqlal saat vaksinasi di Jakarta, Selasa (23/2/2021). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pengadaan 20 juta dosis vaksin COVID-19 kategori mandiri, di mana vaksin tersebut akan diberikan pengusaha bagi para karyawan di perusahaannya masing-masing. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pemerintah membutuhkan 7,5 juta dosis vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi gotong-royong atau mandiri.

Hal tersebut diketahui Erick usai menggelar rapat dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

“Kadin kemarin baru rapat dengan saya, sudah ada 6.644 perusahan mendaftar di Kadin, yang kurang lebih kebutuhan vaksinnya hampir 7,5 juta,” ujar Erick dalam acara CNBC Economy Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Vaksin Mandiri Dilarang Diperjualbelikan untuk Umum

Bagi mantan bos Inter Milan ini, program vaksinasi gotong royong sangat baik. Sebab, dengan adanya program tersebut bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Vaksin gotong royong pun ini gratis, tapi ini merupakan bagaimana swasta dilibatkan, yakni swasta beli dari pemerintah atau BUMN, vaksin ini diberikan gratis ke para pekerja dari masing masing perusahaan tersebut,” kata dia.

Soal program vaksinasi gratis dari pemerintah, kata Erick, saat ini Indonesia sudah mengamankan 340 juta dosis vaksin. Dengan 340 juta vaksin itu, bisa untuk disuntikan kepada 170 juta orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditargetkan, paling cepat pada Desember 2021 170 juta masyarakat Indonesia sudah disuntikan vaksin Covid-19.

“Jadi ini makanya kita lihat vaksin sangat penting. Jadi total 360 juta atau 180 juta untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Hanya Vaksin, Ini Kunci Pemulihan Ekonomi Bisa Lebih Cepat Menurut Kemenkeu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.