Erick Thohir Targetkan RI Bisa Produksi EV Battery pada 2023

Kompas.com - 25/02/2021, 14:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat peluncuran logo Kementerian BUMN, Rabu (1/7/2020). Dokumentasi Kementerian BUMNMenteri BUMN Erick Thohir saat peluncuran logo Kementerian BUMN, Rabu (1/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan Indonesia sudah bisa memproduksi baterai kendaraan listrik atau EV Battery di 2023.

Pembangunan industri tersebut akan dilakukan oleh empat BUMN energi yang tergabung dalam Indonesia Baterai Holding (IBH), yakni MIND ID, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Persero).

“Kita berpartner dengan CATL dan LG Chem dan ini mulai produksi baterai untuk kalangan di luar negeri dan dalam negeri di tahun 2023 ini,” ujar Erick dalam acara CNBC Economy Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Soal Tesla, Luhut: Saya Tidak Pernah Bicara Pabrik Mobil!

Mantan bos Inter Milan itu menambahkan, Indonesia mempunyai modal yang besar di industri kendaraan listrik. Pasalnya, RI merupakan salah satu negara produsen nikel terbesar di dunia.

“Bagaimana policy pemerintah supaya kekuatan kita selain market, dan sumber daya alam kita bisa jaga konsisten. Salah satunya nikel, kita tidak mau juga sekarang nikel dikirim ke luar negeri dengan raw, bagaimana (agar nikel) bisa diproses di dalam negeri,” kata dia.

Bagi Erick, Indonesia telah dianugrahi kekayaan alam yang melimpah. Sudah sepantasnya kekayaan alam itu dikelola dengan baik demi memajukan Tanah Air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini kenapa bapak presiden ingatkan kepada kita semua, jangan lagi komdoitas ini hanya dilepas seperti biasa. Tapi value added harus dilakukan, tapi juga ekspor kita terus galakan. Jadi balance ekspor dan hilirisasi di dalam negeri,” ungkapnya.

Baca juga: Erick Thohir: Pemerintah Ingin Proyek Terus Dibangun, tapi Tidak dengan Utang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.