Arya Sinulingga: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat RI Keluar dari Pandemi Covid-19

Kompas.com - 26/02/2021, 19:01 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Dok. BNPBStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator PMO KPCPEN Arya Sinulingga mengatakan, program vaksinasi bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan cara membangun kekebalan kelompok atau herd immunity sebesar 70 persen dari total jumlah penduduk.

Untuk mencapai herd immunity, diperlukan vaksinasi untik 70 persen total populasi atau sebesar 181,5 juta orang.

“Semakin itu cepat terbangun, tentu akan semakin baik untuk mengeluarkan kita dari situasi pandemi ini,” ujar Arya dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Menko Airlangga: 1,2 Juta Orang Telah Dapat Vaksin Covid-19

Oleh karena itu, lanjut Arya, usulan yang dapat mengakselerasi program vaksinasi tanpa menambah beban anggaran negara patut disambut baik. Atas dasar itu, pemerintah mendukung program vaksinasi gotong royong.

Vaksin gotong royong ditujukan untuk buruh dan karyawan swasta dan diberikan secara gratis agar dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” kata dia.

Pria yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN ini menambahkan, vaksinasi gotong royong ini adalah upaya dari berbagai pihak untul bahu-membahu membantu terbangunnya herd immunity.

“Jadi ini adalah langkah gotong royong, langkah-langkah yang biasa dilakukan bangsa kita, jika mengalami bencana. Bencana pandemi adalah bagian dari itu, sehingga semua stakeholder atau kelompok masyarakat yang ingin membantu pemerintah menangani masalah pandemi ini, maka pemerintah akan membuka ruang kepada mereka,” ungkapnya.

Dengan adanya vaksinasi gotong royong ini, Arya memastikan program vaksinasi gratis dari pemerintah tetap berjalan.

“Ini adalah tambahan baru dari kawan-kawan pengusaha yang ingin memberikan vaksin gratis kepada para buruhnya. Jadi tidak ada perubahan sama sekali dari jadwal yang telah ditentukan dan tidak juga mengubah mana yang jadi prioritas pemerintah,” ucap dia.

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong akan Gunakan Vaksin Sinopharm atau Moderna



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X