Empat Tahun Jadi Presiden AS, Pendapatan Trump Rp 22,4 Triliun

Kompas.com - 28/02/2021, 07:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan sambil melambai menuju ke helikopter kepresidenan Marine One di halaman Selatan Gedung Putih, Selasa (12/1/2021) AFPPresiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan sambil melambai menuju ke helikopter kepresidenan Marine One di halaman Selatan Gedung Putih, Selasa (12/1/2021)

NEW YORK, KOMPAS.com - Pendapatan Donald Trump sepanjang menjabat sebagai Presiden AS diperkirakan mencapai sekitar 1,6 miliar dollar AS hingga 1,79 miliar dollar AS (sekitar Rp 22,4 triliun-Rp 25,06 triliun, kurs Rp 14.000)  .

Dilansir dari Business Insider, Minggu (28/2/2021), sebanyak 620 juta dollar AS dari jumlah tersebut bersumber dari resort Mar-a-Lagonya, serta hotel yang ia miliki di ibu kota, sekaligus tiga lapangan golf di Amerika Serikat.

Trump sendiri dilaporkan telah mendonasikan sebesar 400.000 dollar AS gajinya. Namun demikian, jumlah tersebut hanyalah sepersepuluh dari keseluruhan uang yang ia dapatkan selama menjabat sebagai Presiden.

Baca juga: Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Di sisi lain, meski dirinya menghasilkan jutaan dollar AS setiap tahun, Trump hanya membayar pajak sebesar 750 dollar AS saat ia menjabat pada tahun pertama.

Laporan tersebut berdasarkan data dari Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW). Organisasi tersebut menyebut sumbangan oleh Trump sebagai daun tipis untuk menutupi korupsi.

CREW mencatat, akibat pandemi, Trump Hotel di Washington diketahui mengalami penurunan pendapatan dari 40 juta dollar AS di 2019 menjadi hanya 15 juta dollar AS setahun berikutnya. Namun hal itu tak berlaku untuk Mar-a-Lago resortnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara keseluruhan, saat ini nilai kekayaan Trump tercatat lebih sedikit dibandingkan ketika dirinya menjabat sebagai Presiden.

Baca juga: BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

 

Pada tahun 2020 lalu. Forbes sempat mencatat Trump berada pada posisi 352 dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat, lebih rendah dibanding nomor 275 setahun sebelumnya. Trump mengalami penurunan kekayaan dari 3,1 miliar dollar AS menjadi 2,5 miliar dollar AS.

Forbes mencatat, Trump saat ini tengah terlilit utang. Sebab, Trump menggelontorkan jutaan dollar AS pada tahun 2020 untuk donasi kampanye kepada Trump Organization.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Menhub Ajak Milenial Jadi Pelopor Gerakan Sadar Keselamatan Berlalu Lintas

Menhub Ajak Milenial Jadi Pelopor Gerakan Sadar Keselamatan Berlalu Lintas

Rilis
PMI Manufaktur RI 53,9, Kemenkeu: Langkah Pengendalian Pandemi Membuahkan Hasil

PMI Manufaktur RI 53,9, Kemenkeu: Langkah Pengendalian Pandemi Membuahkan Hasil

Rilis
Metrodata Gandeng Amazon Web Services Sediakan Layanan Transformasi dengan Cloud

Metrodata Gandeng Amazon Web Services Sediakan Layanan Transformasi dengan Cloud

Whats New
Berkat Sinergi dan Inovasi dalam Pemulihan Ekonomi, Gojek Raih Bank Indonesia Award 2021

Berkat Sinergi dan Inovasi dalam Pemulihan Ekonomi, Gojek Raih Bank Indonesia Award 2021

BrandzView
Ini Kata Luhut Soal Persiapan Program 5 DPSP 2022

Ini Kata Luhut Soal Persiapan Program 5 DPSP 2022

Whats New
Ini Cara Listing di LandX, UKM Bisa Dapat Modal dari Berbagai Investor

Ini Cara Listing di LandX, UKM Bisa Dapat Modal dari Berbagai Investor

Rilis
Daftar UMK Bali 2022: Badung Terbesar, Melebihi UMK Denpasar 2022

Daftar UMK Bali 2022: Badung Terbesar, Melebihi UMK Denpasar 2022

Whats New
Erick Thohir Tutup 74 Anak-Cucu BUMN,  Terbanyak dari Pertamina dan Telkom

Erick Thohir Tutup 74 Anak-Cucu BUMN, Terbanyak dari Pertamina dan Telkom

Whats New
Gandeng UI, LPS Tingkatkan Pemahaman Publik Terkait Penjaminan Simpanan

Gandeng UI, LPS Tingkatkan Pemahaman Publik Terkait Penjaminan Simpanan

Rilis
AFPI: Tahun Ini Cukup Menantang Bagi Industri Fintech

AFPI: Tahun Ini Cukup Menantang Bagi Industri Fintech

Whats New
Tel Aviv Ambil Alih Posisi Hong Kong sebagai Kota Termahal di Dunia

Tel Aviv Ambil Alih Posisi Hong Kong sebagai Kota Termahal di Dunia

Whats New
Apa Itu Pajak Penghasilan Orang Pribadi dan Bagaimana Menghitungnya?

Apa Itu Pajak Penghasilan Orang Pribadi dan Bagaimana Menghitungnya?

Work Smart
Mengenal Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO dan Tujuan Berdirinya

Mengenal Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO dan Tujuan Berdirinya

Whats New
Rumah Perubahan, Alibaba, dan BNI Gelar Pelatihan Ekonomi Digital untuk Guru

Rumah Perubahan, Alibaba, dan BNI Gelar Pelatihan Ekonomi Digital untuk Guru

Rilis
Produsen Makanan Tays Bakers Bakal IPO, Targetkan Himpun Dana Rp 86,5 Miliar

Produsen Makanan Tays Bakers Bakal IPO, Targetkan Himpun Dana Rp 86,5 Miliar

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.