BPS: Inflasi Februari Melambat, Permintaan Domestik Masih Lemah

Kompas.com - 01/03/2021, 13:30 WIB
Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada Februari 2021 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen.

Inflasi tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan periode Januari 2021 yang sebesar 0,26 persen.

Bila dibandingkan dengan periode Februari 2020 yang sebesar 0,28 persen, tingkat inflasi tersebut juga lebih rendah.

Baca juga: Inflasi Februari 0,10 Persen, Melemah dari Januari

"Jadi ini mengindikasikan sampai dengan akhir Februari 2021, dampak pandemi masih terus membayang-bayangi perekonomian, tidak hanya di Indonesia, tapi juga berbagai negara lain," ujar Kepala BPS Suhariyanto ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Senin (1/3/2021).

Suhariyanto mengatakan, inflasi tahunan pada Februari 2021 ini juga cenderung rendah, yakni sebesar 1,38 persen.

Ia menyatakan, hal tersebut perlu diwaspadai karena pandemi menyebabkan mobilitas masyarakat berkurang serta roda perekonomian yang bergerak lebih lambat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini berpengaruh ke pendapatan dan lemahnya permintaan," jelas Suhariyanto.

Bila melihat inflasi berdasarkan komponen, kelompok harga bergejolak tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen.

Baca juga: Covid-19 Masih Merebak, Ini Jurus Pemerintah Jaga Inflasi

Sementara inflasi inti tercatat mengalami inflasi sebesar 0,11 persen.

Inflasi inti memberikan sumbangan ke inflasi sebesar 0,07 persen.

"Termasuk inflasi inti ini ada kenaikan harga ikan segar yang memberi andil ke inflasi 0,02 persen, kemudian kenaikan upah asisten rumah tangga yang memberi sumbangan ke inflasi 0,01 persen, dan satu lagi dari sisi penurunan harga emas memberi andil ke deflasi 0,02 persen," jelas Suhariyanto.

Adapun dari sisi komponen harga yang diatur pemerintah terjadi inflasi sebesar 0,21 persen dengan sumbangan terhadap inflasi di Febrauri 2021 sebesar 0,03 persen.

"Jadi inflasi di Februari terutama didorong oleh inflasi inti dan administered prices, dilihat dari sisi supply berbagai bahan makanan masih sangat terjaga (harganya), tapi dari sisi permintaan masih cenderung lemah dan ini menjadi tantangan kita semua bagaimana memperkuat konsumsi rumah tangga ke depan," jelas Suhariyanto.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Whats New
Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Whats New
Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas Untuk Penanganan Pandemi

Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas Untuk Penanganan Pandemi

Whats New
Update Rincian Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2021

Update Rincian Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2021

Spend Smart
Gairahkan Pariwisata, Pemerintah Masih Andalkan Wisatawan Domestik

Gairahkan Pariwisata, Pemerintah Masih Andalkan Wisatawan Domestik

Whats New
MNC Gunakan Layanan Amazon Web Services Untuk MotionBanking, Apa Kelebihannya?

MNC Gunakan Layanan Amazon Web Services Untuk MotionBanking, Apa Kelebihannya?

Rilis
Mendag Targetkan Transaksi Dagang TEI 2021 Capai 1,5 Miliar Dollar AS

Mendag Targetkan Transaksi Dagang TEI 2021 Capai 1,5 Miliar Dollar AS

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah pada Penutupan Sesi I Perdagangan

IHSG dan Rupiah Kompak Melemah pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
HUT Ke-3, MyValue Tebar Diskon hingga Hadiah Langsung

HUT Ke-3, MyValue Tebar Diskon hingga Hadiah Langsung

Spend Smart
OJK: Banyak Anak Muda Alami Rugi Saat Investasi karena Teperdaya Janji Manis Influencer

OJK: Banyak Anak Muda Alami Rugi Saat Investasi karena Teperdaya Janji Manis Influencer

Whats New
Ini 6 Pasar Tradisional yang Akan Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi

Ini 6 Pasar Tradisional yang Akan Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi

Rilis
Jalur Layang Beroperasi, Ini Alur Naik Turun KRL di Stasiun Manggarai

Jalur Layang Beroperasi, Ini Alur Naik Turun KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Sandiaga Uno: Ada Secercah Harapan di Tengah Melandainya Kasus Covid-19

Sandiaga Uno: Ada Secercah Harapan di Tengah Melandainya Kasus Covid-19

Whats New
Fresh Graduate, Simak 4 Tips Mencari Kerja di Masa Pandemi Covid-19 Ini

Fresh Graduate, Simak 4 Tips Mencari Kerja di Masa Pandemi Covid-19 Ini

Work Smart
Mengenal Pangkat Golongan PNS, dari CPNS sampai Pensiun

Mengenal Pangkat Golongan PNS, dari CPNS sampai Pensiun

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.