BRI: Penyaluran Pinjaman ke Sektor Pertanian Meningkat di 2020

Kompas.com - 02/03/2021, 17:24 WIB
Ilustrasi sawah, ilustrasi Pertanian SHUTTERSTOCK.com/JET ROCKKKKIlustrasi sawah, ilustrasi Pertanian

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Bisnis Mikro Bank BRI Supari mengatakan, porsi pembiayaan pinjaman mikro ke sektor pertanian meningkat selama 2020.

Dia menyebutkan, persentase porsi pembiayaan pinjaman mikro ke sektor pertanian pada tahun 2019 hanya mencapai 15,98 persen, memasuki tahun 2020 meningkat menjadi 17,63 persen.

"Kami melihat portofolio pinjaman mikro dari sektor pertanian itu growthnya tinggi. Di 2018 persentasenya hanya 14,90 persen, di 2019 15,98 persen, dan di 2020 17,63 persen," ujarnya dalam diskusi webinar Mengukur Efektivitas Bantuan Presiden Bagi UMKM Agrikultur yang disiarkan secara virtual, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Setahun Pandemi, Ini Program Stimulus yang Dilanjutkan untuk UMKM

Menurut dia, salah satu penyebab persentase porsi pembiayaan pinjaman mikro ke sektor pertanian bisa tinggi karena sektor ini mampu bertahan selama pandemi dibandingkan sektor yang lain.

Bahkan, dia mengakui, ada beberapa wilayah yang sektor pertaniannya tidak terdampak Covid-19 sama sekali. "Selain itu pula, produk pangan dan pertanian itu kan permintaanya sangat tinggi," ucapnya.

Supari juga menyebutkan, Bank BRI sejauh ini sudah berhasil menyalurkan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) hampir ke 9 juta lebih pelaku UMKM.

Stimulus ini diberikan sebagai salah satu upaya agar UMKM bisa membayar kewajibannya, walaupun omzetnya turun.

"Kami melihat karena ada bantuan ini, mereka cepat untuk roceverynya. Bahkan, yang awalnya sisa pembayarannya mereka misalnya Rp 1,3 juta, kini sisanya ada yang sampai Rp 1.000 saja," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X