Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sesi I IHSG Terjun 1 Persen, Rupiah Masih Melemah

Kompas.com - 04/03/2021, 13:05 WIB
Kiki Safitri,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, Kamis (4/3/2021).

Demikian juga dengan rupiah yang masih melemah di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG melemah 1,37 persen di level Rp 6.289,23 atau turun 87,52 poin.

Baca juga: IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

Total transaksi siang ini sebesar Rp 8,9 triliun, dengan volume 19,06 miliar saham.

Siang ini, asing catatkan net buy sebesar Rp 141,9 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang pelemahan IHSG tertinggi sebesar 2,9 persen, disusul oleh sektor infrastruktur sebesar 1,9 persen, dan sektor aneka industri 1,3 persen.

Siang ini, asing catatkan net buy pada saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 88 miliar, saham Kalbe Farma (KLBF) sebesar Rp 27 miliar, dan saham Ace Hardware (ACES) sebesar Rp 21,1 miliar.

Beberapa saham yang dilepas asing siang ini, antara lain saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 42,9 miliar, saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 38,5 miliar, dan saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) sebesar Rp 14,6 miliar.

Baca juga: IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Siang ini, saham-saham bank kecil masih menjadi primadona, di antaranya saham Bank MNC (BABP) yang meroket 23,6 persen di level Rp 115 per saham. Kemudian, saham Bank Sinarmas (BSIM) yang loncat 21,05 persen di level Rp 1.035 per saham. Selanjutnya saham Bank Amar (AMAR) yang naik 15,13 persen di level Rp 525 per saham.

Sementara itu, melansir Bloomberg, rupiah masih terkapar di level Rp 14.289 per dollar AS atau melemah 44 poin (0,31 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya, Rp 14.245 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Whats New
Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Whats New
Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Whats New
Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Whats New
Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Whats New
Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Earn Smart
Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Earn Smart
Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Whats New
United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Whats New
Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Whats New
KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

Earn Smart
Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Whats New
Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Whats New
Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com