IHSG Terperosok 1,35 Persen, Saham-saham Ini Banyak Dilepas Asing

Kompas.com - 04/03/2021, 15:44 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, Kamis (4/3/2021).

Melansir RTI, IHSG ditutup turun 1,35 persen (85,9 poin) ke level 6.290,79. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 14,07 triliun dengan volume 27,54 miliar saham. Net sell asing tercatat sebesar Rp 17,7 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang penurunan IHSG sebesar 2,9 persen, dilanjutkan dengan sektor infrastruktur sebesar 1,9 persen, dan aneka industri sebesar 1,3 persen.

Asing sore ini paling banyak borong saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 70,6 miliar, Bank BTN (BBTN) sebesar Rp 35,8 miliar, dan Kalbe Farma (KLBF) sebesar Rp 35,1 miliar.

Baca juga: Segudang Manfaat Go Public bagi Perusahaan

Sementara saham yang paling banyak di lepas asing adalah, Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 216,2 miliar, Astra International (ASII) sebesar Rp 62,5 miliar, dan saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 52,1 miliar.

Adapun top gainers sore ini antara lain, saham Bank MNC International (BABP) yang meroket 34,4 persen di level Rp 125 per saham. Kemudian, saham Bank Amar (AMAR) yang melesat 25 persen di level Rp 570 per saham, dan saham Era Mandiri Cemerlang (IKAN) yang menguat 23 persen di level Rp 192 per saham.

Sedangkan top losers sore ini adalah saham Bank Nationalnobu (NOBU) yang turun 6,92 persen di level Rp 1.210 per saham. Selanjutnya saham PT Timah (TINS) yang melemah 6,9 persen di level Rp 1.890 per saham. Dilanjutkan saham INCO yang merosot 6,7 persen di level Rp 5.525 per saham.

Bursa Asia sore ini dominasi merah dengan penurunan indeks Hang Seng Hong Kong 2,15 persen, Nikkei 2,13 persen, dan Shanghai Komposit 2,05 persen. Sementara indeks Strait Times Singapura menguat 0,25 persen. Sementara itu, Bursa Eropa sore ini juga negatif dengan penurunan indeks FTSE 0,7 persen, dan Xetra Dax 0,39 persen.

Baca juga: Jokowi Pelototi Perdagangan Digital, Kemendag Lakukan Investigasi

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Whats New
Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Whats New
Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Spend Smart
Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto

Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto

Whats New
Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Rilis
6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Whats New
BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

Whats New
Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Work Smart
Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak 'Jebol'

Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak "Jebol"

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Whats New
Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Whats New
Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.