IHSG Terperosok 1,35 Persen, Saham-saham Ini Banyak Dilepas Asing

Kompas.com - 04/03/2021, 15:44 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah, Kamis (4/3/2021).

Melansir RTI, IHSG ditutup turun 1,35 persen (85,9 poin) ke level 6.290,79. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 14,07 triliun dengan volume 27,54 miliar saham. Net sell asing tercatat sebesar Rp 17,7 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang penurunan IHSG sebesar 2,9 persen, dilanjutkan dengan sektor infrastruktur sebesar 1,9 persen, dan aneka industri sebesar 1,3 persen.

Asing sore ini paling banyak borong saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 70,6 miliar, Bank BTN (BBTN) sebesar Rp 35,8 miliar, dan Kalbe Farma (KLBF) sebesar Rp 35,1 miliar.

Baca juga: Segudang Manfaat Go Public bagi Perusahaan

Sementara saham yang paling banyak di lepas asing adalah, Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 216,2 miliar, Astra International (ASII) sebesar Rp 62,5 miliar, dan saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 52,1 miliar.

Adapun top gainers sore ini antara lain, saham Bank MNC International (BABP) yang meroket 34,4 persen di level Rp 125 per saham. Kemudian, saham Bank Amar (AMAR) yang melesat 25 persen di level Rp 570 per saham, dan saham Era Mandiri Cemerlang (IKAN) yang menguat 23 persen di level Rp 192 per saham.

Sedangkan top losers sore ini adalah saham Bank Nationalnobu (NOBU) yang turun 6,92 persen di level Rp 1.210 per saham. Selanjutnya saham PT Timah (TINS) yang melemah 6,9 persen di level Rp 1.890 per saham. Dilanjutkan saham INCO yang merosot 6,7 persen di level Rp 5.525 per saham.

Bursa Asia sore ini dominasi merah dengan penurunan indeks Hang Seng Hong Kong 2,15 persen, Nikkei 2,13 persen, dan Shanghai Komposit 2,05 persen. Sementara indeks Strait Times Singapura menguat 0,25 persen. Sementara itu, Bursa Eropa sore ini juga negatif dengan penurunan indeks FTSE 0,7 persen, dan Xetra Dax 0,39 persen.

Baca juga: Jokowi Pelototi Perdagangan Digital, Kemendag Lakukan Investigasi

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Whats New
Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Whats New
Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

BrandzView
BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

Whats New
Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Earn Smart
Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Whats New
Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Whats New
Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Rilis
Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Whats New
Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Smartpreneur
Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Whats New
Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X