IHSG Melemah di Akhir Pekan, Ini Saham-saham yang Banyak Dilepas Asing

Kompas.com - 05/03/2021, 15:51 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/3/2021). Demikian juga dengan rupiah yang ditutup melemah di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG ditutup turun 0,51 persen (32,04 poin) di level 6.258,75. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 16,6 triliun dengan volume 30,2 miliar saham. Net sell asing tercatat sebesar Rp 956,8 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang penurunan IHSG sebesar 2,8 persen, dilanjutkan dengan sektor infrastruktur sebesar 1,3 persen, dan basic industri sebesar 1,1 persen.

Adapun saham yang paling banyak di lepas asing yakni saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 69,8 miliar, saham Iindofood CBP Sukses Makmur (ICBP) senilai Rp 67,4 miliar, dan saham United Tractors (UNTR) sebesar Rp 60 miliar.

Baca juga: Danamon Syariah Luncurkan Layanan Digital untuk Wakaf

Sementara saham yang paling banyak diborong asing, antara lain saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 95,6 miliar, saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) sebesar Rp 46,2 miliar, dan saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 26,3 miliar.

Top losers sore ini adalah saham INCO dengan penurunan 6,79 persen di level Rp 5.150 per saham. Saham Era Mandiri Cemerlang (IKAN) dengan pelemahan 6,77 persen di level 179 per saham, dan saham Harum Energy (HRUM) yang turun 6,64 persen di level Rp 5.275 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan top gainers sore ini antara lain, saham Diamond Citra Propertindo (DADA) yang meroket 33,3 persen di level Rp 72 per saham. Kemudian saham Matahari Putra Prima (MPPA) yang melesat 22,2 persen di level Rp 220 per saham, dan saham Bank QNB Indonesia (BKSW) yang naik 21,3 persen di level Rp 318 per saham.

Adapun Bursa Asia sore ini merah dengan penurunan indeks Hang Seng Hong Kong 0,47 persen, Nikkei 0,23 persen, Shanghai Komposit 0,04 persen, dan indeks Strait Times Singapura 0,17 persen. Sementara itu, Bursa Eropa sore ini juga negatif dengan penurunan indeks FTSE 1,09 persen, dan Xetra Dax 1,11 persen.

Rupiah juga kandas sore ini. Melansir Bloomberg rupiah melemah 34 poin (0,23 persen) di level Rp 14.300 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.259 per dollar AS.

Baca juga: 4 Tips Laris Jualan Online di Platform E-commerce

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.