Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Kompas.com - 07/03/2021, 14:03 WIB
Karyawan menunjukan emas batangan di Butik Emas Antam, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (18/1/2021). ANTARA/GALIH PRADIPTAKaryawan menunjukan emas batangan di Butik Emas Antam, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Biaya administrasi

Saldo emas ini kemudian bisa dicairkan menjadi emas batangan fisik jika beratnya sudah memenuhi. Selain itu, saldo emas bisa dijual langsung ke Pegadaian dengan harga buyback.

Cetakan emas batangan bisa didapatkan dengan masa tunggu antara 15 sampai dengan 45 hari sesuai dengan lokasi kantor cabang Pegadaian.

Baca juga: Apa Itu Emas UBS?

Namun demikian, Pegadaian akan mengenakan tarif atau biaya cetak jika saldo emas tersebut akan ditukar menjadi emas batangan fisik.

Berikut biaya cetak emas dari saldo tabungan emas Pegadaian:

Biaya cetakan emas Antam

  • 1 gram: Rp 100.000
  • 2 gram: Rp 120.000
  • 5 gram: Rp 200.000
  • 10 gram: Rp 300.000
  • 25 gram: Rp 400.000
  • 50 gram: Rp 780.000
  • 100 gram: Rp 950.000

Biaya cetakan emas UBS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • 1 gram: Rp 60.000
  • 2 gram: Rp 100.000
  • 5 gram: Rp 130.000
  • 10 gram: Rp 200.000
  • 25 gram: Rp 300.000
  • 50 gram: Rp 500.000
  • 100 gram: Rp 770.000

Biaya cetakan emas Galeri 24

  • 1 gram: Rp 50.000
  • 2 gram: Rp 80.000
  • 5 gram: Rp 120.000
  • 10 gram: Rp 150.000

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Koin Emas Dinar

Sebagai informasi, pencetakan emas batangan dari saldo menabung emas Pegadaian hanya bisa dilakukan di kantor cabang pembukaan rekening. Sehingga permohonan pencetakan emas batangan tak bisa dilakukan di kantor cabang lainnya.

Selain itu, saat pencetakan emas atau pencairan tabungan emas, nasabah harus menyisakan saldo 0,1 gram agar tabungan emas Pegadaian tetap aktif.

Biaya pembukaan rekening tabungan emas Pegadaian

  • Biaya pembukaan rekening di kantor cabang: Rp 100.000
  • Biaya penitipan emas per tahun: Rp 30.000
  • Pembelian saldo emas: 0,01 gram
  • Biaya transfer emas ke rekening lain per transaksi di kantor cabang: Rp 2.000
  • Pencetakan rekening koran tabungan emas di Pegadaian per lembar: Rp 2.000
  • Penggantian buku tabungan emas Pegadaian yang hilang atau rusak per buku: Rp 10.000
  • Penutupan rekening tabungan emas Pegadaian: Rp 30.000

Baca juga: Mengenal Gobog, Uang yang Berlaku di Era Majapahit

Kekurangan tabungan emas Pegadaian

Namun demikian, menabung emas Pegadaian juga memiliki beberapa kekurangan. Untuk setiap pembukaan tabungan emas Pegadaian akan dikenakan biaya administrasi yang besarannya sudah disebutkan di atas, termasuk biaya untuk penyimpanan per tahun sebesar Rp 30.000.

Kekurangan lainnya, saldo emas tak bisa langsung dikonversi menjadi emas batangan fisik karena harus menunggu beberapa hari di kantor cabang pembukaan.

Permohonan pencetakan emas juga akan dikenakan biaya, baik untuk pencetakan emas Antam, UBS, maupun emas batangan Galeri 24.

Kekurangan berikutnya yakni harga pembelian kembali atau buyback yang lebih rendah ketimbang harga beli emas dari Pegadaian. Sehingga investasi tabungan emas hanya menguntungkan untuk panjang, bukan untuk investasi jangka pendek.

Baca juga: Ketahui Apa Itu Reksadana: Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.