Kompas.com - 08/03/2021, 08:09 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (8/3/2021). Akhir pekan lalu, IHSG ditutup negatif dengan penurunan 0,5 persen pada level 6.6.258,75.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, peluang penguatan IHSG di awal pekan terdorong oleh paket stimulus fiskal Amerika Serikat yang disahkan pada pekan ini.

Menurut Hans, paket stimulus tersebut akan menjadi sentimen positif pasar keuangan di jangka pendek, tetapi berpotensi mendorong naiknya Yield US Tresury akibat potensi pemulihan ekonomi yang cepat.

Baca juga: IHSG Melemah di Akhir Pekan, Ini Saham-saham yang Banyak Dilepas Asing

Di sisi lain, turunnya Yield US Treasury di akhir pekan dari level tertinggi di tambah di sahkannya paket Stimulus fiskal jumbo USA membuat pasar saham di perkirakan akan menguat di awal pekan ini.

“IHSG berpeluang menguat. Tetapi bila Yield US Treasury naik lagi kami kawatir pasar akan kembali terkoreksi,” jelas Hans Minggu (7/3/2021).

Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan support di level 6.245 sampai dengan 6.173 dan resistance di level 6.307 sampai dengan 6.394.

Hal senada disampaikan juga oleh Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji. Dia bilang berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

“Di sisi lain, terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga kedepannya dapat berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujar Nafan.

Berdasarkan rasio fibonacci, Nafan memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak support maupun resistance minimum pada level 6.256,03 hingga 6.351,18.

Baca juga: Memahami IHSG: Pengertian, Manfaat, dan Cara Hitungnya

Berikut rekomendasi teknikal dari dua perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Binaartha Sekuritas
ADRO area akumulasi 1.170 – 1.180, TP 1.215 – 1.715, support 1.140 – 1.030.
CTRA area akumulasi 1.115 – 1.130, TP 1.190 – 1.375, support 1.080.
HEAL area akumulasi 4.070 – 4.100, TP 4.240 – 4.670, support 3.980 – 3.880.

2. Artha Sekuritas
RALS rekomendasi buy di level 750 -770, TP 800 - 820, stop loss 730.
BBTN rekomendasi buy di level 2.070 – 2.120, TP 2.200 – 2.250, stop loss 2.050.
BJTM rekomendasi buy di level 855 – 870, TP 900 – 920, stop loss 845.

Baca juga: Harga Saham Tesla Merosot, Kekayaan Musk Hilang Rp 378 Triliun

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X