Kompas.com - 08/03/2021, 10:02 WIB
CEO AirAsia Group Tony Fernandes dalam acara peluncuran bukunya berjudul Flying High: Kisahku Membangun AirAsia dalam bahasa Indonesia di Jakarta, Kamis (4/7/2019). FIKA NURUL ULYACEO AirAsia Group Tony Fernandes dalam acara peluncuran bukunya berjudul Flying High: Kisahku Membangun AirAsia dalam bahasa Indonesia di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perusahaan maskapai asal Malaysia AirAsia menyatakan mampu pulih dengan cukup baik dari dampak yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 terhadap industri penerbangan.

CEO Air Asia Group Bhd Tony Fernandes mengatakan, pandemi memberi kesempatan kepada maskapai untuk melihat beragam kesempatan yang sebelumnya tidak bisa dilakukan serta mempercepat proses transformasi digital perusahaan.

Ia mengatakan, pandemi sebagai kesempatan sekali dalam setahun untunk mengisi kembali daya dari bisnis perusahaan, dan mulai fokus pada pasar ASEAN. Perusahaan juga mulai mengalihkan fokus dari bisnis yang tidak menghasilkan.

Baca juga: Ada Vaksinasi, AirAsia Siap Kembali Layani Sebagian Besar Rute Penerbangan

"Dengan platform digital seperti super app, fntech, serta bisnis makanan yang berjalan dengan baik, kami saat ini berada di ujung terowongan dan bersemangat terhadap bisnis baru yang akan diluncurkan," ujar Fernandes seperti dikutip dari Bernama.com, Senin (8/3/2021).

Ia mengatakan, sebagai bagian dari upaya untuk melakukan diversifikasi bisnis, perusahaan bakal meluncurkan layanan taksi udara dalam satu setengah tahun ke depan. Layanan tersebut terpisah dari layanan jasa transportasi on demand atau e-hailing yang mulai beroperasi pada April ini.

"Taksi udara akan memiliki pilot dan empat tempat duduk. Saat ini, kami memiliki tim yang bekerja untuk layanan baru dari AirAsia ini," ujar dia.

Selain itu, perusahaan logistik AirAsia Digital, Teleport, bakal meluncurkan Urban Drone Delivery Sandbox, bekerjasama dengan Malaysian Global Innovation and Creativity Centre.

Proyek percontohan dari jasa pengiriman barang dari platform e-commerce AirAsia Group tersebut bakal menggunakan drone yang terotomatisasi.

Menurut Fernandes, Teleport akan membuat proses pengiriman menjadi lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah bagi setiap orang untuk mengakses jasa pengiriman barang. Menurut dia, jasa tersebut akan mempermudah pelaku UMKM baik di Malaysia maupun pasar global.

Baca juga: Asuransi Mobil Pribadi Bisa Gugur Jika Digunakan untuk Taksi Online

Ia juga optimisitis terhadap pembukaan batas wilayah internasional secara bertahap bakal mulai dilakukan pada kisaran bulan Juli dan Agustus.

"Kita melihat pembukaan batas wilayan mulai tejadi di ksairan Juli dan Agustus, dan harapannya akan mengembalikan perjalanan internasional kembali normal," ujar Fernandes.

"Saya telah melalui beragam epidemi, perang, dan bencana selama ini. Dan manusia cenderung menyukai travel, terutama dengan adanya pilihan perjalanan berbiaya murah," kata dia.

Baca juga: AirAsia Parkir 200 Pesawat, Tony Fernandes Penuhi Ajakan Sandiaga Uno



Sumber Bernama
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X