Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Kompas.com - 08/03/2021, 20:10 WIB
Ilustrasi impor SHUTTERSTOCKIlustrasi impor

"Ini implikasi-implikasi yang perlu diperhatikan, mungkin hitungan seperti ini masih minim dilakukan kita," ucap dia.

Oleh sebab itu, Ahmad menilai, sejalan dengan banyaknya perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia, pemerintah harus mampu menyiapkan dan mendorong produk-produk lokal berdaya saing dengan produk impor.

Menurut dia, hal itu dapat dilakukan dengan industrialisasi yakni dengan penguatan struktur dari hulu ke hilir guna meningkatkan nilai tambah produk.

Baca juga: Pemerintah Didesak Kaji Ulang Kebijakan Impor Beras 1 Juta Ton

Sehingga rantai pasok menjadi kuat dan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, subtitusi impor, hingga ekspor. 

"Karena kalau sudah kuat strukturnya dengan mekanisme perdagangan bebas apapun kita enggak perlu takut," ujar dia. 

Di sisi lain, pemerintah tentu tetap perlu melakukan perlindungan pada produk-produk buatan dalam negeri. Diantaranya dengan kebijakan non-tariff measures atau hambatan non-tarif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebijakan non-tarif merupakan berbagai bentuk kebijakan selain tarif bea cukai, yang umumnya bertujuan membatasi produk-produk impor.

Salah satunya dengan menetapkan persyaratan standar tertentu pada produk impor yang akan masuk.

Baca juga: Jokowi: Jangan Sampai Proyek Pemerintah dan BUMN Pakai Barang Impor

Selain itu, bisa pula pembatasan dengan kebijakan di mana sebuah industri bisa melakukan impor bahan baku.

Namun, barang produksinya sebagian besar haruslah untuk kebutuhan ekspor.

"Impor-impor yang perlu diatur tentu memang harus diatur. Terlebih yang bertujuan untuk bisa membantu UMKM memiliki kontribusi lebih besar dalam penyediaan produk lokal," tutup Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.