UMKM Ingin Naik Kelas? Ini Kata Dirut SMESCO

Kompas.com - 10/03/2021, 14:07 WIB
Direktur Utama Smesco, Leonard Theosabrata saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama Smesco, Leonard Theosabrata saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) SMESCO Indonesia Leonard Theosabrata membeberkan ada salah satu alasan UMKM Indonesia sulit untuk naik kelas.

Menurut dia, salah satu penghambatnya adalah kurangnya kesadaran atau keinginan UMKM untuk melegalkan usahanya.

"Melegalkan usaha itu penting. Makanya UMKM harus punya kesadaran dan keinginan untuk melegalkan usahanya sendiri, kalau tidak memiliki legal atau tidak melegalkan usahanya dia tidak akan naik kelas," ujar Leonard dalam konferensi pers Sparc Live Shopping Produk Herbal dan Spa Lokal Unggulan yang disiarkan secara virtual, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Di Lazada, Lebih Banyak Seller UMKM atau dari Luar Negeri?

Dia mengatakan, pelaku UMKM yang tidak memiliki izin atau pun tidak memiliki kapasitas data transaksi yang tercatat  akan sulit untuk lebih berkembang lagi.

"Kenapa? Karena ini penting, ini step awal dan saya rasa ini menjadi poin utama dan penting untuk menjadi UMKM yang naik kelas. Kalau mau naik kelas, yah legalkan usahanya," ungkapnya.

Selain itu lanjut dia,  UMKM juga membutuhkan pelatihan atau pendampingan supaya bisa mengembangkan usahanya.

Terkait hal itu, Leonard mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) termasuk Smesco, memiliki beragam program untuk memberikan pelatihan serta pendampingan bagi UMKM yang ingin naik kelas.

"Kita ada banyak program di Smesco, ada banyak webinar webinar yang bisa diikuti oleh UMKM. Webinarnya kami kemas dalam berbagai materi yang mengajarkan cara mengembangkan usaha ataupun banyak lainnya. Pelatihannya bisa diikuti," ucap dia.

Baca juga: Pemerintah Susun Skema Penyerapan Produk UMKM oleh BUMN



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar 'Lips Service'

Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar "Lips Service"

Whats New
Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Whats New
Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Whats New
Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Whats New
Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Whats New
Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

Rilis
Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Whats New
Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Whats New
Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Whats New
Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Whats New
THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

Whats New
Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Whats New
Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X