Soal Pelatihan Kartu Prakerja Secara Offline, Ini Kata Pemerintah

Kompas.com - 10/03/2021, 18:36 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah belum bisa memastikan waktu pembukaan pelatihan Kartu Prakerja secara offline atau tatap muka.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan, untuk melakukan pelatihan dengan tatap muka perlu mempertimbangkan kondisi kasus Covid-19 yang masih berlangsung.

Rudy mengatakan, pelatihan Kartu Prakerja secara tatak muka harus menunggu keputusan dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 Besok Dibuka, Ini Caranya

"Kalau mau melihat pelatihan secara offline, harus melihat sinyal dari keputusan satgas Covid-19 serta Komite PC-PEN untuk memutuskan mana daerah yang dibuka untuk offline. Selama daerah tersebut belum hijau tidak mungkin diambil langkah itu, jadi tidak mungkin offline," jelas dia dalam Dialog Perkembangan Program Kartu Prakerja secara virtual, Rabu (10/3/2021).

Ia mengatakan, dari pelaksanaan program Kartu Prakerja mulai dari gelombang pertama hingga gelombang 12, ada 53,3 juta pendaftar yang berasal dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia.

"Nah pendaftar dari program Kartu Prakerja ini berasal dari 514 kabupaten/kota, yang ada di seluruh Indonesia. Ternyata kita sangat inklusif karena menyentuh seluruh kabupaten/kota di Indonesia," jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun hingga gelombang 12, Rudy mengatakan, jumlah peserta Kartu Prakerja mencapai 6,1 juta orang. Namun demikian, dari jumlah tersebut ada beberapa yang dicabut kepesertaannya.

Sehingga keseluruhann jumlah peserta Kartu Prakerja hingga gelombang 12 sebanyak 5,9 juta orang.

"Dari jumlah tersebut ada 5,3 juta orang yang telah menerima insentif Kartu Prakerja. Sehingga insentif yang sudah disalurkan hingga saat ini sebanyak Rp 13,35 triliun. Namun masih ada penyaluran insentif di 2020 yang akan dibayarkan di awal 2021 ini," ujar Rudy.

Baca juga: Sistem Kartu Prakerja Bisa Saja Tampung 900.000 Peserta Per Minggu, tetapi...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.