Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Relokasi dari China, Produsen Sepatu Asics Bakal Bangun 3 Pabrik di Indonesia

Kompas.com - 10/03/2021, 20:04 WIB
Yohana Artha Uly,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, produsen sepatu asal Jepang, Asics memindahkan atau merelokasi pabriknya dari China ke Indonesia.

Rencana penambahan fasilitas produksi Asics itu diperkuat setelah Agus melakukan pertemuan dengan pihak Asics di Jepang.

"Sebelumnya mereka punya beberapa fasilitas produksi di China tapi semuanya ditutup dan hanya disisakan satu saja karena dipindahkan ke Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Perusahaan Garmen Korsel Relokasi Pabrik dari China ke Pati

Ia mengungkapkan, Asics akan membangun tiga pabrik yang semuanya berlokasi di wilayah Jawa.

Terdiri dari pabrik di Cirebon, Jawa Barat dan Tegal, Jawa Tengah yang ditargetkan mulai berproduksi pada Januari 2022.

Kemudian satu lagi pabrik di Pemalang, Jawa Tengah yang direncankan akan mulai berproduksi pada Maret 2023 mendatang. Hal itu sekaligus menambah jumlah pabrik Acsis menjadi 4 di Indonesia.

"Asics memberikan komitmen pengembangan di tiga tempat. Sekarang mereka baru memiliki satu pabrik saja di Jakarta," ungkap Agus.

Agus mengatakan, sebanyak 90 persen produk sepatu Asics yang diproduksi di Indonesia sudah di ekspor ke berbagai negara, diantaranya Amerika Serikat dan Jepang itu sendiri.

Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa industri di Tanah Air memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk-produk dengan kualitas tinggi yang diterima di pasar global.

"Itu menandakan industri-industri kita, sumber daya manusia di Indonesia sudah bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi yang diterima oleh market-market yang memang mempunyai prevalensi yang tinggi," tutupnya.

Baca juga: Sambut Relokasi Investasi dari China dkk, Pemerintah: Ada 127 Area Industri Seluas 55.000 Hektar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

Whats New
AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com