Kompas.com - 12/03/2021, 16:25 WIB
Ilustrasi sepatu kanvas (Dok. SHUTTERSTOCK/SEBRA) Ilustrasi sepatu kanvas
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepatu buatan lokal kian banyak bermunculan dijual di media sosial maupun di berbagai e-commerce.

Jumlah peminatnya pun meningkat signifikan. Bahkan, Tokopedia mencatatkan transaksi penjualan untuk merek sepatu lokal mengalami peningkatan hampir 2 kali lipat.

Salah satu kolektor sepatu, Denis Juharman mengatakan, saat ini para pengusaha atau UMKM yang berada di industri sepatu mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

"Saya sendiri melihat dari tahun kemarin hingga saat ini walaupun pandemi, semakin banyak merek-merek sepatu lokal yang bermunculan yang juga menawarkan kreativitas dan kualitas mereka," ujarnya dalam Webinar: Bersebelas #MelangkahBareng Tokopedia yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Indonesia Ekspor Sarang Burung Walet hingga Cengkeh Senilai Rp 140 Miliar

Bahkan menurut Denis, sepatu merek lokal buatan UMKM Indonesia, tidak kalah saing dengan brand-brand yang berasal dari luar negeri.

Hal ini didorong oleh meningkatnya tingkat kesadaran konsumen Indonesia yang bangga memakai produk-produk lokal. Selain itu, banyak juga masyarakat yang sangat mengapresiasi produk sepatu buatan lokal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 2021, Denis yakin akan semakin banyak lagi para pengusaha sepatulokal yang muncul dan dibarengi dengan tingkat inovasi dan kreativitas yang tak kalah saing. Bahkan, produk-produk sepatu lokal buatan UMKM diprediksi akan mendominasi di pasar lokal.

"Semoga saja kita enggak jadi tamu di negara kita sendiri tapi bisa jadi raja dan menjadi brand yang cukup diperhitungkan di masyarakat kita," kata dia.

Baca juga: Erick Thohir Digugat ke PN Jakarta Pusat atas Perkara Wanprestasi

Sementara itu Founder Never Too Lavish Bernhard Suryanigrat juga mengatakan hal yang serupa. Dia mengakui bahwa brand lokal saat ini memang memiliki kualitas yang tidak kalah saing dengan pemain yang lain.

"Bukan sekadar punya brand doang mereka, tapi UMKM kita itu, pemain brand lokal kita itu sudah memikirkan secara kualitas, secara teknologinya juga," kata Bernhard.

Bahkan menurut Bernhard, beberapa pabrik pembuatan sepatu lokal yang pernah ia kunjungi, juga sangat berkualitas.

"Artinya apa, sepatu lokal buatan UMKM kita itu bukan yang kelas ecek-ecek, pabrikannya saja sudah oke, sudah profesional banget," ujarnya.

Baca juga: Ini Daftar Terlarang Penerima Kartu Prakerja



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.