Ada Stimulus Baru, Penduduk AS Bakal Terima Bansos Rp 19,6 Juta

Kompas.com - 12/03/2021, 17:12 WIB
Warga merayakan kemenangan Joe Biden pada pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020 di Alun-alun Black Lives Matter di seberang Gedung Putih, Washington DC, AS, Sabtu (7/11/2020). Joe Biden dipastikan melenggang ke Gedung Putih dengan 290 suara elektoral yang diraihnya sejauh ini, mengakhiri kepemimpinan 4 tahun Donald Trump. AFP/MANDEL NGANWarga merayakan kemenangan Joe Biden pada pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020 di Alun-alun Black Lives Matter di seberang Gedung Putih, Washington DC, AS, Sabtu (7/11/2020). Joe Biden dipastikan melenggang ke Gedung Putih dengan 290 suara elektoral yang diraihnya sejauh ini, mengakhiri kepemimpinan 4 tahun Donald Trump.
Penulis Mutia Fauzia
|

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menandatangani paket stimulus Covid-19 sebesar 1,9 triliun dollar AS atau setara dengan Rp 26.600 triliun (kurs Rp 14.000).

Salah satu yang termasuk di dalam stimulus tersebut adalah bantuan sosial untuk penduduk Amerika Serikat senilai 1.400 dollar AS atau sekitar Rp 19,6 juta per orang..

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, dana bantuan tersebut akan mulai disalurkan pada akhir pekan ini.

"Dana bantuan untuk penduduk yang memenuhi syarat, sebesar 1.400 dollar AS akan disalurkan secepatnya di akhir pekan ini," ujar dia seperti dilansir dari Business Insider, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Produk Sepatu Lokal Bisa Jadi Raja di Negeri Sendiri

Untuk diketahui, bantuan sebesar 1.400 dollar AS tersebut diberikan kepada penduduk dengan pendapatan sebesar 75.000 dollar AS per tahun untuk per kepala, dan sebesar 150.000 dollar AS untuk pasangan.

Sementara, untuk penduduk dengan pendapatan lebih dari jumlah tersebut akan mendapatkan subsidi dengan jumlah yang lebih sedikit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, bantuan tersebut hanya diberikan kepada penduduk dengan pendapatan maksimal 80.000 dollar AS per tahun untuk per individu, sementara untuk pasangan tidak lebih dari 160.000 dollar AS.

Untuk diketahui, sebelumnya Psaki mengatakan sejumlah besar penduduk Amerika bakal mendapatkan subsidi tersebut di akhir bulan ini. Subsidi itu merupakan yang ketiga kalinya digelontorkan oleh pemeirntah Amerika Serikat sebagai bentuk stimulus di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Erick Thohir Digugat ke PN Jakarta Pusat atas Perkara Wanprestasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.