Kompas.com - 13/03/2021, 14:09 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry. SHUTTERSTOCK/COMPOSEDPIXMeghan Markle dan Pangeran Harry.

Hasilnya, jumlah kekayaan Kerajaan Inggris bisa jauh melebihi angka 88 miliar dollar AS jika turut menghitung seluruh kekayaan dalam bentuk aset tak terlihat atau intangible asset.

Forbes juga melaporkan, meski kerajaan menerima pemasukan rutin dari pembayar pajak, namun Inggris itu juga menikmati keuntungan ekonomi secara tidak langsung dari keberadaan monarki di negaranya.

Kerajaan Inggris diperkirakan berkontribusi pada ekonomi Inggris sebesar hampir 2,4 miliar dollar AS per tahun, termasuk sebesar 720 juta dollar AS dari sektor pariwisata.

Baca juga: Mengenal Kepemilikan Tanah HGU dan Aturan Hukumnya

Sebagai informasi, situs-situs Kerajaan Inggris jadi salah satu penarik wisatawan asing datang ke Inggris seperti Istana Buckingham maupun kegiatan-kegiatan seremonial kerajaan.

Pada tahun 2019 lalu Fortune melaporkan bahwa Kerajaan Inggris menerima dana 63 juta dollar AS dari hibah dari negara atau sovereign grant.

Selain itu, kerajaan juga mendapatkan kucuran dana dari pembayar pajak sebesar 104 juta dollar AS untuk biaya pemeliharaan dan renovasi Istana Buckingham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah sovereign grant tiap tahun cenderung mengalami peningkatan. Bahkan seandainya ada hubungan kurang harmonis antara Perdana Menteri Inggris dengan Ratu Elizabeth sekalipun, dana hibah akan terus mengalir tanpa gangguan.

Baca juga: PG Colomadu, Simbol Kekayaan Raja Jawa-Pengusaha Pribumi era Kolonial

Bahkan Ratu Elizabeth juga sempat diberikan keistimewaan berupa bebas pajak penghasilan. Namun hal itu tak lagi berlaku sejak tahun 1992.

Saat itu, Kastil Winsdor rusak parah dalam sebuah kebakaran hebat. Kebakaran tersebut memicu kontroversi publik karena mencuat perdebatan siapa yang akan menanggung biaya kerusakan tersebut.

Ratu Elizabeth kemudian disarankan untuk mulai membayar pajak untuk meredakan perdebatan. Menurut BBC, ia adalah penguasa pertama Inggris yang membayar pajak sejak tahun 1930-an.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.