Tembus Rp 881 Juta, Harga Bitcoin Kembali Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 14/03/2021, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga bitcoin terus merangkak naik dan kembali mencetak rekor baru.

Terakhir, dikutip dari laman Coinbase, Minggu (14/3/2021), harga mata uang kripto bitcoin mencapai Rp 881,2 juta. Jumlah tersebut meningkat 8,11 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama hari sebelumnya.

Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, harga bitcoin telah meroket hingga 968,19 persen.

Baca juga: Harga Melonjak, Valuasi Bitcoin Kembali Sentuh Rp 14.000 Triliun

Valuasi bitcoin sendiri kembali menembus rekor 1 triliun dollar AS atau sekitar Rp 14.000 triliun pekan lalu, setelah sebelumnya sempat turun lantaran harga bitcoin sempat mengalami tekanan.

Kini, dengan melonjaknya kembali harga bitcoin, valuasi pasarnya menapai Rp 16.437,1 triliun.

Dilansir dari CNBC, kenaikan harga bitcoin disebabkan oleh beragam faktor.

Salah satunya penggunaan bitcoin oleh insitusi dan perusahaan besar, sekaligus permintaan bitcoin oleh individu yang melonjak.

Perusahaan produsen mobil listrik Tesla misalnya, pada awal tahun ini telah membeli 1,5 miliar dollar AS bitcoin. Selain itu, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut juga berencana bakal menerima mata uang digital tersebut untuk transaksi produk mereka.

Selain itu, perusahaan jasa pembayaran Mastercard juga mengatakan bakal membuka jaringan mereka untuk beberapa mata uang digita. PayPal dadn BNY Mellon pun tengah membuka jalan menuju arah yang sama.

Baca juga: Ini 13 Pedagang Aset Kripto yang Terdaftar di Bappebti

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Whats New
Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Whats New
Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

Gotrade Sudah Legal di Indonesia, Saham Emiten Ternama Negeri Paman Sam Kini Bisa Dibeli mulai dari 1 Dollar AS

BrandzView
MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

MRT Fatmawati-TMII Dibangun Tahun Depan, Panjang 12 Km dan Lewati 10 Stasiun

Whats New
Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Teken Kerja Sama Bisnis LNG Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.