Kompas.com - 15/03/2021, 05:10 WIB
Ilustrasi: OJK keluarkan aturan untuk cegah pencucian uang di finctech lending alias pinjaman online (pinjol) iStockphoto/danikancilIlustrasi: OJK keluarkan aturan untuk cegah pencucian uang di finctech lending alias pinjaman online (pinjol)

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ditutup menguat 0,14 persen pada Rp 14.380 per dollar AS di pasar spot, Jumat (12/3/2021). Kisaran penutupan perdagangan rupiah sepekan lalu berada di Rp 14.325 per dollar AS-Rp 14.400 per dollar AS.

Nah, bagaimana prospek mata uang garuda pada awal pekan ini?

Menurut analis dan founder Traderindo.com, Wahyu Laksono, pelemahan rupiah bisa dibaca juga sebagai pelemahan global, terutama dari emerging markets, seperti di beberapa waktu lalu.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Ditutup Positif, Net Sell Asing Rp 456,56 Miliar

Rupiah sulit berada di bawah angka Rp 14.000 per dollar AS tetapi masih berada di rata-rata Rp 14.200 per dollar AS.

Ketika akhirnya tembus di angka Rp 14.300 per dollar AS, terjadi perubahan kisaran.

“Range rupiah sejak pertengahan 2020 itu Rp 14.500-Rp 14.000, jadi range-nya kemungkinan akan lebih lemah lagi bagi rupiah, jika dari segi fundamental dan teknikal mendukung. Karena kita lihat bahwa AS diuntungkan oleh kecemasan inflasi, di mana yield US Treasury 10 tahun memang melonjak,” ujar Wahyu.

Menurut Presiden Komisaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo, saat ini rupiah masih mempunyai potensi untuk menguat, seiring dengan program vaksinasi yang terus membawa prospek pemulihan ekonomi yang dipercepat tahun ini.

Baca juga: OJK Restui Mega Corpora Milik CT Ambil Alih 73,71 Persen Saham Bank Harda Internasional

Hal ini mulai terlihat bahwa dolar AS mulai melepaskan diri dari nilai tukarnya yang melemah sepanjang tahun, dan terlihat bahwa dolar AS mulai terakumulasi.

Untuk hari Senin (15/3/2021), baik Wahyu maupun Sutopo memprediksi rupiah akan berada di kisaran 14.300-14.400. (Achmad Jatnika)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rupiah masih berpotensi menguat di pekan depan



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X