Saran Menhub ke PO Bus agar Cepat Pulih dari Dampak Pandemi Covid-19

Kompas.com - 15/03/2021, 06:39 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melepas bus angkutan massal BTS dari Terminal Terpadu Tipe A - Amplas, Kota Medan, Minggu (8/11/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIMenhub Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melepas bus angkutan massal BTS dari Terminal Terpadu Tipe A - Amplas, Kota Medan, Minggu (8/11/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan otobus atau PO bus merupakan salah satu sektor usaha yang tengah didorong pemerintah agar cepat pulih dari dampak pandemi Covid-19 yang telah merebak sejak tahun lalu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan PO bus ialah dengan memanfaatkan platform media sosial untuk melakukan promosi perjalanan yang mengutamakan protokol kesehatan.

Menurut dia, hal itu dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk bertransportasi dengan bus di masa pandemi karena dinilai sudah aman.

Baca juga: Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

“Sehingga, pelaku usaha angkutan jalan dapat bangkit kembali setelah pada 2020 mengalami penurunan penumpang,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (15/3/2021).

Oleh karena itu, Budi pun mendukung kampanye yang dilakukan oleh para pelaku usaha PO bus yang bertajuk “Kebangkitan Transportasi Darat dari Pandemi dan Kampanye Keselamatan Angkutan Jalan”.

"Saya mendukung gerakan ini, karena media sosial saat ini sangat baik untuk mempromosikan tentang transportasi darat, khususnya kepada para generasi muda,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOM) Kurnia Lesani Adnan mengakui, kondisi pandemi berdampak langsung bagi industri angkutan jalan, khususnya bus.

Dia berpendapat, perlu adanya upaya bersama untuk membangkitkan industri ini, dengan memberikan harapan positif kepada pelaku usaha dan masyarakat.

"Gerakan ini adalah salah satu caranya," ucap dia.

Baca juga: Menhub Targetkan KA Bandara YIA Beroperasi Agustus 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.