[KURASI KOMPASIANA] | Street Workout Masyarakat Urban | Olahraga di Rumah yang Mudah | Jangan Berolahraga karena Tren Semata

Kompas.com - 15/03/2021, 14:08 WIB
Ilustrasi olahraga ShutterstockIlustrasi olahraga

KOMPASIANA---Olahraga merupakan salah satu cara paling praktis dan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh, namun masih sering kali terabaikan.

Sebagian orang enggan berolaharga disebabkan kurangnya motivasi dari dalam diri individu itu sendiri sehingga timbul rasa malas.

Padahal, olahraga dapat memberikan ragam manfaat, seperti menjaga kesehatan tubuh, memperkuat tulang dan otot, memperlancar peredaran darah, hingga memperlampat proses penuaan kulit.

Bagi Anda yang masih malas menjalankan olahraga, Anda dapat mengatasinya dengan ragam cara, seperti tentukan olahraga yang menurut Anda menyenangkan.

Mulailah dengan durasi yang singkat, tetapkan target dan motivasi supaya semangat serta pastikan jangan hanya mengikuti tren lalu kemudian berhenti.

Berikut 3 artikel menarik terkait olahraga yang dapat dilakukan selama pandemi hingga jangan menjadikan olahraga hanya sebuah tren.

1. Street Workout, Si Urban untuk Olah Badan

Bagi sebagian orang, mungkin masih asing dengan istilah olahraga kalistenik. Namun tahukah Anda, bahwa olahraga ini belakangan menjadi populer di kalangan masyarakat urban?

Olahraga kalistenik disebut sebagai street workout lahir dari ketidakmampuan akses ekslusifitas gym dan keinginan pegiat olaharaga mencari suasana yang berbeda, yakni dengan memanfaatkan alam terbuka.

Karena olahraga kalistenik merupakan olahraga yang memanfaatkan berat tubuhnya sendiri, berbeda dengan gym yang memanfaatkan beban di luar tubuhnya seperti barbel, dumbel dan lain sebagainya.

Sehingga, seseorang yang menekuni kalistenik, ia harus mampu menopang berat badannya dengan baik. Inilah idealisme dari kalistenik, yakni menciptakan tubuh yang ideal. (Baca Selengkapnya)

2. Olahraga di Rumah yang Mudah Sekaligus Menambah Nasionalisme

Meski harus melakukan aktivitas dari rumah, bukan berarti Anda tidak bisa bebas melakukan berbagai kegiatan lainnya, termasuk kegiatan olahraga.

Olahraga yang menyenangkan dan mudah dilakukan di rumah adalah senam kesehatan jasmani atau SKJ.

Sewaktu kecil, Anda pasti pernah melakukan senam kesehatan jasmani di sekolah? Senam ini tidak hanya ditujukan kepada anak-anak, orang dewasa pun juga dapat melakukannya di rumah.

Gerakan yang mudah membuat siapa saya dapat melakukan senam ini. Biasanya lagu-lagu daerah pun diputar supaya dapat menambar rasa semangat ketika berolahraga. (Baca Selengkapnya

3. Jangan Berolahraga karena Tren Semata

Jika melihat jauh ke belakang, berolahraga di gym atau melakukan olahraga secara berkelompok banyak diminati. Namun sejak pandemi melanda dan ditututpnya pusat kebugaran, tren aktivitas olahraga tersebut pun berubah menjadi home workout.

Setelah diberlakukan new normal, kini aktivitas olahraga di luar rumah, seperti jogging, aerobik, hingga bersepeda pun menjadi tren.

Bahkan untuk menunjang aktivitas olahraga tersebut, masyarakat rela untuk membeli peralatan olahraga hingga merogoh kocek yang cukup dalam.

Kompasianer, Irmina Gultom memberikan pandangannya terkait tren olaharaga, khususnya bersepeda.

Ia merasa miris bahwa kesadaran olahraga bersepeda yang dilakukan masyarakat justru dipicu dengan adanya pandemi Covid-19, bukannya murni dari keinginan diri sendiri untuk menjalani gaya hidup sehat dan mengurangi polusi udara. (Baca Selengkapnya)

(FIN)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Whats New
Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Earn Smart
[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

Whats New
Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X